Minggu, 03 Mei 2026 WIB
Minggu, 03 Mei 2026 WIB

Komisi B Gelar Hearing Bahas Rubuhnya Dermaga Pelabuhan Camat

- Selasa, 11 November 2014 18:30 WIB
Komisi B Gelar Hearing Bahas Rubuhnya Dermaga Pelabuhan Camat
SELATPANJANG, MOC - Komisi B DPRD Kepulauan Meranti menggelar hearing bersama Dinas PU, Dinas Perhubungan dan pihak Kecamatan Tebing Tinggi, Selasa (11/11/2014) sore, di ruang Komisi B terkait rubuhnya dermaga penahan gelombang Pesisir Selat Air Hitam pada Kamis (6/11/2014) lalu.

Dalam hearing tersebut mereka membahas penyebab rubuhnya dermaga yang dibangun pada tahun 2009 silam.

Dinas Perhubungan yang diwakili Sekretaris, T. M dan Kabid Komunikasi dan Informasi, Syaiful Ikram saat hearing tersebut mengatakan, dermaga yang seharusnya difungsikan sebagai turap penahan gelombang air laut itu malah dijadikan sebagai tempat docknya kapal ferry dan bongkar muat barang dari kapal.

"Akhirnya dermaga yang tak sanggup lagi menampung beban yang bortanase itu rubuh," kata Syaiful Ikram.

Dikatakannya, padahal 2 tahun silam di area dermaga tersebut telah dipasang plang larangan untuk melakukan aktifitas bongkar muat. Akan tetapi, karena banyaknya kepentingan akhirnya plang tersebut tidak diindahkan dan tetap melakukan aktifitas bongkar muat seperti biasanya.

"Karena banyaknya kepentingan disana, maka sebagian element memprotes larangan itu dan kembali beraktifitas," sebutnya.

Sementara itu, Ketua Komisi B DPRD Kepulauan Meranti, Dedi Putra SHi usai hearing mengatakan pihaknya akan mengakomodir sejumlah usulan-usulan saat hearing, tanpa mengabaikan kepentingan masyarakat. "Kita akan mengambil jalan tengahnya," ucap pria berparas tampan tersebut.

Sejauh ini, dikatakannya, sebagian kecil masyarakat Kepulauan Meranti menopang hidup dari hasil bongkar muat kapal yang ada di Dermaga Pesisir Selat Air Hitam. "Kasihan kita jika dermaga ini ditutup. Karena pekerjaan mereka disana sebagai buruh angkut abarang," tandasnya.

Untuk diketahui, pada berita sebelumnya Dermaga Pelabuhan Camat, Selatpanjang, Kecamatan Tebing Tinggi yang berada di belakang Pos Pol Air Polres Kepulauan Meranti yang di bangun melalui APBD Provinsi Riau pada tahun 2009 silam, Kamis (6/11/2014) sore, roboh untuk yang kedua kalinya.

Dermaga yang difungsikan sebagai pemecah gelombang tersebut, tidak lagi mampu menahan deras arus gelombang perairan Pesisir Selat Air Hitam. (eaf)

Baca Juga:
SHARE:
Berita Terkait
Babinsa bersama Warga Gelar Patroli Karhutla, Tidak Ditemukan Titik Api di Desa Insit

Babinsa bersama Warga Gelar Patroli Karhutla, Tidak Ditemukan Titik Api di Desa Insit

Pratu Aldimas Rizki Ingatkan Warga Alahair Timur Jaga Keselamatan dan Lingkungan

Pratu Aldimas Rizki Ingatkan Warga Alahair Timur Jaga Keselamatan dan Lingkungan

Babinsa dan BPBD Patroli Karhutla di Tebing Tinggi Barat, Tidak Ditemukan Titik Api

Babinsa dan BPBD Patroli Karhutla di Tebing Tinggi Barat, Tidak Ditemukan Titik Api

Babinsa di Rangsang Barat Perkuat Sinergi dengan Warga, Bahas Keamanan hingga Ketahanan Pangan

Babinsa di Rangsang Barat Perkuat Sinergi dengan Warga, Bahas Keamanan hingga Ketahanan Pangan

Komisioner KI Kecam Kadisdik Riau Abaikan Sengketa Informasi

Komisioner KI Kecam Kadisdik Riau Abaikan Sengketa Informasi

Dukungan Menguat, 19 Cabor Kompak Usung Hidayat Abdurrahman Pimpin KONI Meranti 2026-2030

Dukungan Menguat, 19 Cabor Kompak Usung Hidayat Abdurrahman Pimpin KONI Meranti 2026-2030

Komentar
Berita Terbaru