Harga Pertamax Turun Jadi Rp 9.950/Liter
JAKARTA - Mengikuti penurunan harga minyak dunia saat ini, harga bensin non subsidi di stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) Pertamina turun.
Harga BBM jenis pertamax turun dari Rp 10.500/liter menjadi Rp 9.950/liter. "Penurunan harga sejak semalam," ujar Sofyan, Pengawas SPBU di kawasan Mampang, Jakarta, Sabtu (22/11/2014).
Sofyan mengatakan, selain pertamax, harga bensin pertamax plus juga turun dari Rp 11.900/liter menjadi Rp 11.600/liter.
Untuk solar dex, atau solar non subsidi, harganya turun dari Rp 150 ribu/10 liter menjadi Rp 147 ribu/10 liter.
Sementara di SPBU milik Shell yang tak jauh dari situ, harga BBM belum ada perubahan. Dari papan harga, BBM jenis super (setara pertamax) harganya masih Rp 10.200/liter.
Untuk BBM jenis V-Power harganya Rp 11.700/liter. Sementara untuk jenis Diesel harganya Rp 11.800/liter.(dtc/pog)
Harga BBM jenis pertamax turun dari Rp 10.500/liter menjadi Rp 9.950/liter. "Penurunan harga sejak semalam," ujar Sofyan, Pengawas SPBU di kawasan Mampang, Jakarta, Sabtu (22/11/2014).
Sofyan mengatakan, selain pertamax, harga bensin pertamax plus juga turun dari Rp 11.900/liter menjadi Rp 11.600/liter.
Untuk solar dex, atau solar non subsidi, harganya turun dari Rp 150 ribu/10 liter menjadi Rp 147 ribu/10 liter.
Sementara di SPBU milik Shell yang tak jauh dari situ, harga BBM belum ada perubahan. Dari papan harga, BBM jenis super (setara pertamax) harganya masih Rp 10.200/liter.
Untuk BBM jenis V-Power harganya Rp 11.700/liter. Sementara untuk jenis Diesel harganya Rp 11.800/liter.(dtc/pog)
Baca Juga:
SHARE:
Berita Terkait
Sambut HUT ke-18, Pemkab Meranti Hapus 100 Persen Denda PBB-P2 hingga Akhir Tahun
Pemkab Berharap DPD RI Perjuangkan Dukungan Pusat untuk Kepulauan Meranti
Pemkab Sediakan 50 Hektar Lahan dan Akses Jalan, Meranti Bakal Punya YONTP
Operasi Patuh Lancang Kuning 2026, Kapolres Meranti : Keselamatan Berlalulintas Jadi Prioritas
Jika Tidak Mau Ditilang Saat Ops Patuh Lancang Kuning 2026, Perhatikan 8 Sasaran Prioritas Ini
Upacara Hari Santri 2026, Bupati Asmar : Kuasai Ilmu dan Jaga Akhlak
Komentar