Minggu, 03 Mei 2026 WIB
Minggu, 03 Mei 2026 WIB

Harga Pertamax Turun Jadi Rp 9.950/Liter

- Sabtu, 22 November 2014 16:33 WIB
Harga Pertamax Turun Jadi Rp 9.950/Liter
JAKARTA - Mengikuti penurunan harga minyak dunia saat ini, harga bensin non subsidi di stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) Pertamina turun.

Harga BBM jenis pertamax turun dari Rp 10.500/liter menjadi Rp 9.950/liter. "Penurunan harga sejak semalam," ujar Sofyan, Pengawas SPBU di kawasan Mampang, Jakarta, Sabtu (22/11/2014).

Sofyan mengatakan, selain pertamax, harga bensin pertamax plus juga turun dari Rp 11.900/liter menjadi Rp 11.600/liter.

Untuk solar dex, atau solar non subsidi, harganya turun dari Rp 150 ribu/10 liter menjadi Rp 147 ribu/10 liter.

Sementara di SPBU milik Shell yang tak jauh dari situ, harga BBM belum ada perubahan. Dari papan harga, BBM jenis super (setara pertamax) harganya masih Rp 10.200/liter.

Untuk BBM jenis V-Power harganya Rp 11.700/liter. Sementara untuk jenis Diesel harganya Rp 11.800/liter.(dtc/pog)

Baca Juga:
SHARE:
Berita Terkait
Babinsa bersama Warga Gelar Patroli Karhutla, Tidak Ditemukan Titik Api di Desa Insit

Babinsa bersama Warga Gelar Patroli Karhutla, Tidak Ditemukan Titik Api di Desa Insit

Pratu Aldimas Rizki Ingatkan Warga Alahair Timur Jaga Keselamatan dan Lingkungan

Pratu Aldimas Rizki Ingatkan Warga Alahair Timur Jaga Keselamatan dan Lingkungan

Babinsa dan BPBD Patroli Karhutla di Tebing Tinggi Barat, Tidak Ditemukan Titik Api

Babinsa dan BPBD Patroli Karhutla di Tebing Tinggi Barat, Tidak Ditemukan Titik Api

Babinsa di Rangsang Barat Perkuat Sinergi dengan Warga, Bahas Keamanan hingga Ketahanan Pangan

Babinsa di Rangsang Barat Perkuat Sinergi dengan Warga, Bahas Keamanan hingga Ketahanan Pangan

Komisioner KI Kecam Kadisdik Riau Abaikan Sengketa Informasi

Komisioner KI Kecam Kadisdik Riau Abaikan Sengketa Informasi

Dukungan Menguat, 19 Cabor Kompak Usung Hidayat Abdurrahman Pimpin KONI Meranti 2026-2030

Dukungan Menguat, 19 Cabor Kompak Usung Hidayat Abdurrahman Pimpin KONI Meranti 2026-2030

Komentar
Berita Terbaru