Dermaga Penahan Gelombang Selat Air Hitam Kembali Roboh
Baca Juga:
Dermaga yang difungsikan sebagai pemecah gelombang tersebut, tidak lagi mampu menahan deras arus gelombang perairan Pesisir Selat Air Hitam.
Menurut keterangan warga di tempat robohnya dermaga tersebut, Zaini (31) mengatakan, kejadian tersebut terjadi secara tiba-tiba. "Tanpa ada tanda sedikit pun, dermaga itu runtuh dengan waktu sekejab. Untung saya tidak berdiri di tempat robohnya dermaga itu," sebutnya.
Sementara itu, Kapolres Kepulauan Meranti, AKBP. Zahwani Pandra Arsyad melalui Kapolsek Tebing Tinggi, AKP. Ade Rukmayadi Sik mengatakan, panjang dermaga yang roboh pada Kamis (6/11/2014) sore itu, sepanjang puluhan meter. "Panjangnya kurang lebih 60 meter," ungkapnya, melalui pesan singkat Blackberry Messenger.
Menurutnya, penyebab robohnya dermaga itu dikarenakan oleh kurang kokohnya kontruksi bangunan dan tiang penyangga dermaga. "Ditambah lagi akibat hempasan gelombang yang terus menerus menghantam kontruksi atau tiang dermaga yang lambat laun menjadi miring dan akhirnya roboh," jelasnya.
Hingga berita ini diturunkan, tidak ada korban jiwa dan luka-luka dalam peristiwa robohnya dermaga penahan gelombang di perairan Pesisir Selat Air Hitam. (eaf)
Peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-98, Bupati Asmar Ajak Pemuda Patriotik, Gigih dan Berempati
Sambut HUT ke-18, Pemkab Meranti Hapus 100 Persen Denda PBB-P2 hingga Akhir Tahun
Pemkab Berharap DPD RI Perjuangkan Dukungan Pusat untuk Kepulauan Meranti
Pemkab Sediakan 50 Hektar Lahan dan Akses Jalan, Meranti Bakal Punya YONTP
Operasi Patuh Lancang Kuning 2026, Kapolres Meranti : Keselamatan Berlalulintas Jadi Prioritas