Beras Analog Jadi Komoditas Pangan Meranti
MERANTI - Dari sejumlah Produk Khas daerah yang ditampilkan pada Meranti Expo tahun ini ada yang berbeda dari tahun sebelumnya. Pada Expo kali ini Dinas Perkebunan Meranti menampilkan Inovasi terbaru yakni Beras Analog.
Beras Analog, Beras dengan bahan baku sagu ini, oleh Pemerintah Kabupaten Meranti akan dikembangkan menjadi salah satu Komoditas Pangan.
Bupati Kepulauan Meranti, Drs. H. Irwan Nasir, M.si mengatakan bahwa, kedepannya teknologi ini akan dikembangkan di Kabupaten Meranti, selain potensial sebagai sumber karbohidrat, beras yang dibuat dari sagu ini kaya akan serat, sehingga sangat bagus untuk kesehatan.
"Jika beras yang lain dihasilkan dari tanaman padi, lain halnya dengan Beras Analog, bahan baku yang digunakan berasal dari tepung sagu yang diproses menggunakan teknologi mesin Ekstrunder dari Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi BPPT Pusat," kata Irwan.
Kedepan, tidak hanya Beras Analog. Menurut bupati Irwan, melalui teknologi ini juga bisa menghasilkan jenis makanan lain seperti: Mie, Makaroni, sehingga kedepannya pengembangan teknologi ini diharapkan mampu menjadi peluang usaha baru bagi masyarakat Meranti, (rky)
Beras Analog, Beras dengan bahan baku sagu ini, oleh Pemerintah Kabupaten Meranti akan dikembangkan menjadi salah satu Komoditas Pangan.
Bupati Kepulauan Meranti, Drs. H. Irwan Nasir, M.si mengatakan bahwa, kedepannya teknologi ini akan dikembangkan di Kabupaten Meranti, selain potensial sebagai sumber karbohidrat, beras yang dibuat dari sagu ini kaya akan serat, sehingga sangat bagus untuk kesehatan.
"Jika beras yang lain dihasilkan dari tanaman padi, lain halnya dengan Beras Analog, bahan baku yang digunakan berasal dari tepung sagu yang diproses menggunakan teknologi mesin Ekstrunder dari Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi BPPT Pusat," kata Irwan.
Kedepan, tidak hanya Beras Analog. Menurut bupati Irwan, melalui teknologi ini juga bisa menghasilkan jenis makanan lain seperti: Mie, Makaroni, sehingga kedepannya pengembangan teknologi ini diharapkan mampu menjadi peluang usaha baru bagi masyarakat Meranti, (rky)
Baca Juga:
SHARE:
Berita Terkait
Tinjau Penanganan Karhutla di Gemalasari, Bupati Asmar : Tetap Waspada Cegah Kebakaran
Lantik 13 Pejabat, Ini Pesan dan Harapan Sekda Meranti
Terkait Penggeledahan Bagian Umum, Pemkab Meranti Hormati Proses Hukum
Perkuat Kehadiran Negara di Pulau Rangsang, Pemkab Meranti Gesa Terwujudnya PLBN Tanjung Kedabu
SBT Meranti-Malaysia Masuk Tahap Pembahasan Ketentuan dan Persyaratan
Wisuda Perdana, 36 Mahasiswa ITS Meranti Diajak Ikut Membangun Daerah
Komentar