Meranti di Nobatkan Ekpor Timah ke 5 di Indonesia
Pauzi - Rabu, 05 Maret 2014 16:25 WIB
MERANTI, POG - Meski baru berusia 5 tahun, Kabupaten Kepulauan Meranti tak bisa dipandang sebelah mata di kancah Nasional. Pasalnya, di usianya yang ke 5 ini, Kabupaten Kepulauan Meranti dinobatkan menjadi pelabuhan muatan ekspor timah ke 5 se Indonesia.
Pencapaian ini setelah Pemkab beserta PT Wahana Perkit Jaya (WPJ) melakukan lobi dan meminta izin kepada pemerintah pusat agar timah Meranti bisa dijual ke luar negeri lewat pelabuhan sendiri.
Sebagaimana diungkapkan Kepala Dinas Pertambangan dan Energi (Kadistamben) Kepulauan Meranti, H Herman, pada saat memberikan sambutan dalam acara pembukaan ekspor perdana timah Meranti di Desa Topang, Selasa (3/3/2014).
Kata H Herman, selama ini di Indonesia hanya ada 4 pelabuhan muatan untuk ekspor timah. Dimana 2 pelabuhan muatan ekspor timah di Bangka dan 2 di Kepri.
"Mulai hari ini kita mengekspor timah dari pelabuhan sendiri, Pelabuhan muatan Selatpanjang. Kita menjadi pelabuhan yang ke lima," kata Herman dalam sambutannya itu.
Adapun lima pelabuhan yang memiliki izin ekspor ke luar negeri tersebut, diantaranya Pelabuhan muatan Muntok dan Pangkal Balam di Bangka Belitung, Pelabuhan Rempak dan Kundur di Kepri, dan Pelabuhan Selatpanjang di Kepulauan Meranti.
Sementara itu, dikatakan Bupati Kepulauan Meranti, Drs Irwan MSi, dalam acara yang sama, Ia mengucapkan syukur atas apa yang menjadi capaian baru bagi Pemkab Meranti ini.
"Atas nama pemerintah dan juga masyarakat Kabupaten Kepulauan Meranti, mengucapkan syukur kepada Tuhan dan pihak PT WPJ, yang sudah berhasil mengolah timah Meranti hingga proses ekspor," kata Bupati Kepualaun Meranti, Irwan Nasir, saat meresmikan Launching Ekspor Perdana serta Peresmian Pabrik Peleburan dan Pemurnian Timah PT WPJ, di Desa Topang, Kecamatan Rangsang.
Tampak hadir dalam kesempatan tersebut, Ketua DPRD Provinsi Riau, Johar Firdaus, Ketua DPRD Kepulauan Meranti, Hafizoh, Kapolres AKBP Pandra Arsyad, Kepala Dinas Pertambangan dan Energi, Herman, Ketua MUI, Nizammunadi, Ketua LAM, Ridwan Hasan, sejumlah Kepala Instansi Vertikal di Meranti, jajaran Direksi PT WPJ, serta ratusan masyarakat Desa Topang. (pog/eaf)
Pencapaian ini setelah Pemkab beserta PT Wahana Perkit Jaya (WPJ) melakukan lobi dan meminta izin kepada pemerintah pusat agar timah Meranti bisa dijual ke luar negeri lewat pelabuhan sendiri.
Sebagaimana diungkapkan Kepala Dinas Pertambangan dan Energi (Kadistamben) Kepulauan Meranti, H Herman, pada saat memberikan sambutan dalam acara pembukaan ekspor perdana timah Meranti di Desa Topang, Selasa (3/3/2014).
Kata H Herman, selama ini di Indonesia hanya ada 4 pelabuhan muatan untuk ekspor timah. Dimana 2 pelabuhan muatan ekspor timah di Bangka dan 2 di Kepri.
"Mulai hari ini kita mengekspor timah dari pelabuhan sendiri, Pelabuhan muatan Selatpanjang. Kita menjadi pelabuhan yang ke lima," kata Herman dalam sambutannya itu.
Adapun lima pelabuhan yang memiliki izin ekspor ke luar negeri tersebut, diantaranya Pelabuhan muatan Muntok dan Pangkal Balam di Bangka Belitung, Pelabuhan Rempak dan Kundur di Kepri, dan Pelabuhan Selatpanjang di Kepulauan Meranti.
Sementara itu, dikatakan Bupati Kepulauan Meranti, Drs Irwan MSi, dalam acara yang sama, Ia mengucapkan syukur atas apa yang menjadi capaian baru bagi Pemkab Meranti ini.
"Atas nama pemerintah dan juga masyarakat Kabupaten Kepulauan Meranti, mengucapkan syukur kepada Tuhan dan pihak PT WPJ, yang sudah berhasil mengolah timah Meranti hingga proses ekspor," kata Bupati Kepualaun Meranti, Irwan Nasir, saat meresmikan Launching Ekspor Perdana serta Peresmian Pabrik Peleburan dan Pemurnian Timah PT WPJ, di Desa Topang, Kecamatan Rangsang.
Tampak hadir dalam kesempatan tersebut, Ketua DPRD Provinsi Riau, Johar Firdaus, Ketua DPRD Kepulauan Meranti, Hafizoh, Kapolres AKBP Pandra Arsyad, Kepala Dinas Pertambangan dan Energi, Herman, Ketua MUI, Nizammunadi, Ketua LAM, Ridwan Hasan, sejumlah Kepala Instansi Vertikal di Meranti, jajaran Direksi PT WPJ, serta ratusan masyarakat Desa Topang. (pog/eaf)
Baca Juga:
SHARE:
Berita Terkait
Kantor Imigrasi Selatpanjang Musnahkan 42.012 Berkas Arsip
Pemkab Meranti Komit Dukung Penguatan Jamsostek bagi Pekerja Rentan
Al Amin Jemput Aspirasi Masyarakat dari 5 Desa Melalui Reses
Buka Diklat Capaska Meranti 2026, Asmar : Emban Amanah Penuh Tanggungjawab
Melalui Komsos, Babinsa Ajak Warga Selatpanjang Kota Jaga Lingkungan Tetap Kondusif
Babinsa Koramil 02/Tebing Tinggi Intensifkan Patroli Karhutla di Desa Bina Maju
Komentar