Anjingnya Tewas Ditabrak, Perempuan di China Bakar Belasan Mobil
BENGKALISONE -Seorang perempuan pemilik anjing dituduh sengaja membakar hampir selusin kendaraan di Changchun, China. Ia diduga kesal akibat anjingnya tertabrak hingga tewas oleh sebuah mobil. Aksi pembakaran tersebut meresahkan warga dalam beberapa bulan terakhir.
Perempuan yang diketahui berusia 45 tahun itu disebut-sebut berada di balik serangkaian pembakaran terhadap mobil dan sepeda dalam beberapa bulan terakhir. Saat ditangkap, ia kedapatan membawa dua buah pemantik api di dalam jaketnya.
Ia kini ditahan oleh polisi sambil menjalani penyelidikan. Salah satu penduduk di area tersebut mengaku resah dengan aksi perempuan itu. "Kami tidak bisa tidur tenang di malam hari, dengan pembakaran di sejumlah titik secara acak. Bagaimana kami tidak takut?" ujarnya, mengutip dari The Star, Selasa (11/4/2017).
Para penduduk sebelumnya juga mengeluh karena lingkungan tempat tinggal mereka tidak dikelola dengan baik. Kurangnya lampu penerangan jalan dan kamera pengawas menjadi dua keluhan utama. Beberapa warga bahkan menolak membayar uang sewa kepada para pemilik rumah karena merasa diabaikan.
Parahnya lagi, beberapa perusahaan jasa asuransi menolak klaim para pemilik kendaraan atas serangan pembakaran tersebut. Tidak diketahui dengan pasti alasan para penjamin itu menolak membayar asuransi kendaraan.(okezone)
Perempuan yang diketahui berusia 45 tahun itu disebut-sebut berada di balik serangkaian pembakaran terhadap mobil dan sepeda dalam beberapa bulan terakhir. Saat ditangkap, ia kedapatan membawa dua buah pemantik api di dalam jaketnya.
Ia kini ditahan oleh polisi sambil menjalani penyelidikan. Salah satu penduduk di area tersebut mengaku resah dengan aksi perempuan itu. "Kami tidak bisa tidur tenang di malam hari, dengan pembakaran di sejumlah titik secara acak. Bagaimana kami tidak takut?" ujarnya, mengutip dari The Star, Selasa (11/4/2017).
Para penduduk sebelumnya juga mengeluh karena lingkungan tempat tinggal mereka tidak dikelola dengan baik. Kurangnya lampu penerangan jalan dan kamera pengawas menjadi dua keluhan utama. Beberapa warga bahkan menolak membayar uang sewa kepada para pemilik rumah karena merasa diabaikan.
Parahnya lagi, beberapa perusahaan jasa asuransi menolak klaim para pemilik kendaraan atas serangan pembakaran tersebut. Tidak diketahui dengan pasti alasan para penjamin itu menolak membayar asuransi kendaraan.(okezone)
Baca Juga:
SHARE:
Berita Terkait
Perusahaan dari Malaysia Lirik Potensi Meranti, Wabup Muzamil Perkenalkan Empat Komoditas Unggulan
Komsos dengan Warga Banglas, Babinsa Tekankan Kebersihan dan Keamanan Lingkungan
Babinsa bersama Warga Melai Intens Patroli Cegah Karhutla
Polda Riau Rotasi Dua Kasat dan Kapolsek di Polres Kepulauan Meranti
Pemkab Kepulauan Meranti dan Kemenhub Bersepakat Siapkan SDM Transportasi Darat
Jelang Sosek Malindo 2026, Imigrasi Selatpanjang dan Konsulat Malaysia Perkuat Koordinasi
Komentar