Sabtu, 13 Juni 2026 WIB
Sabtu, 13 Juni 2026 WIB

AS Minta Thailand Santai Hadapi Demonstran

Pauzi - Rabu, 22 Januari 2014 17:26 WIB
AS Minta Thailand Santai Hadapi Demonstran
BANGKOK (POG) - Pemerintah Thailand memberlakukan keadaan darurat di Bangkok, Rabu (22/1). Keputusan tersebut menyusul aksi rakyat yang mencoba menggulingkan Perdana Menteri Yingluck Shinawatra dan menggagalkan pemilihan umum bulan depan.

Baca Juga:

Kendati dalam keadaan darurat situasi di ibukota tenang. Para pekerja juga bisa pergi kerja dengan normal. Tidak ada tentara yang berjaga di jalan-jalan, seperti yang terjadi sejak krisis November lalu.


Bahkan, hanya sedikit polisi yang berjaga. Jam malam tidak diberlakukan. Keadaan darurat berlaku selama 60 hari. Pemerintah mengatakan tidak berencana membongkar kemah yang dibuat pengunjuk rasa di tujuh jalan utama di Bangkok.


Justru, pemerintah mengatakan ingin mencegah eskalasi kekerasan setelah serangan granat yang menewaskan dan meluikai sejumlah demonstran pekan lalu.

Dalam keadaan darurat yang mencakup Bangkok dan wilayah sekitarnya, petugas keamanan dapat memberlakukan jam malam, menahan seseorang tanpa tuduhan, menyensor media, melarang lebih dari lima orang berkumpul dan pelarangan memasuki daerah tertentu.

SHARE:
Berita Terkait
Komentar
Berita Terbaru