Rabu, 05 Agustus 2026 WIB
Rabu, 05 Agustus 2026 WIB

Setelah 19 Hari Berjibaku, Karhutla di Tanjung Peranap Akhirnya Tuntas

Redaksi - Rabu, 06 Agustus 2025 20:41 WIB
Setelah 19 Hari Berjibaku, Karhutla di Tanjung Peranap Akhirnya Tuntas
MERANTI -- Setelah berjibaku selama 19 hari tanpa henti, upaya pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di Desa Tanjung Peranap, Kecamatan Tebingtinggi Barat, Kabupaten Kepulauan Meranti akhirnya membuahkan hasil. Api berhasil dipadamkan dan dinyatakan selesai pada Selasa (5/8/2025).

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kepulauan Meranti, Khadafi, menyebutkan bahwa luas lahan yang terbakar diperkirakan mencapai 200 hektar. Ia mengatakan medan yang sulit dan kondisi lahan yang kering menjadi tantangan besar dalam proses pemadaman.

"Karhutla di Tanjung Peranap cukup menyulitkan petugas karena lokasi yang sulit dijangkau dan kondisi gambut yang kering. Upaya ini benar-benar menguras tenaga dan sumber daya," ujar Khadafi, Rabu (6/8/2025).

Proses pemadaman melibatkan sinergi berbagai pihak, termasuk personel TNI, Polri, BPBD Provinsi Riau, Pemerintah Kecamatan dan Desa, Masyarakat Peduli Api (MPA), Manggala Agni Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, serta pihak swasta seperti PT Imbang Tata Alam (ITA).

BPBD Riau turut membantu melalui dukungan helikopter water bombing. Selain itu, sebanyak 51 embung berhasil dibuat dengan bantuan alat berat milik perusahaan, serta pembangunan sekat bakar untuk mencegah api meluas.

Kapolsek Tebingtinggi Barat, Iptu Iskandar, mewakili Kapolres Kepulauan Meranti AKBP Aldi Alfa Faroqqi SIK MH, menuturkan bahwa semua personel yang terlibat telah kembali ke rumah masing-masing setelah menyelesaikan tugas.

"Kerja sama semua pihak menjadi kunci keberhasilan penanganan Karhutla ini. Ini adalah contoh nyata sinergi antara pemerintah, masyarakat, dan swasta yang sangat efektif," ujar Iptu Iskandar.

Ia juga mengapresiasi kontribusi PT ITA yang menyediakan excavator dalam pembuatan embung dan sekat bakar, sebagai bentuk nyata keterlibatan sektor swasta dalam penanggulangan bencana.

"Hasil ini harus menjadi momentum untuk memperkuat kolaborasi ke depan, terutama dalam upaya pelestarian lingkungan," tambahnya.

Meski api telah padam, patroli pengawasan tetap dilakukan secara rutin guna mengantisipasi munculnya titik api baru.

Sementara itu, Komandan Regu Manggala Agni Daops Siak, Alijal, mengatakan bahwa timnya yang berjumlah 15 personel akan kembali ke Siak pada Rabu (6/8/2025). Ia juga mengakui keberhasilan pemadaman turut terbantu oleh hujan yang sempat mengguyur kawasan terdampak dalam beberapa hari terakhir.

"Alhamdulillah, Karhutla di Tanjung Peranap sudah selesai. Kami siap kembali ke markas," pungkasnya. (red)

Baca Juga:
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Kabel Jaringan Internet Semraut, Pemkab Meranti Bentuk Tim Penata

Kabel Jaringan Internet Semraut, Pemkab Meranti Bentuk Tim Penata

Bupati Asmar Minta PLN Komitmen Tingkatkan Pelayanan Kelistrikan

Bupati Asmar Minta PLN Komitmen Tingkatkan Pelayanan Kelistrikan

Pemkab Dorong Kemudahan Akses Keberangkatan dari Meranti ke Malaysia

Pemkab Dorong Kemudahan Akses Keberangkatan dari Meranti ke Malaysia

Kunjungi BPJN Riau, Pemkab Meranti Minta Perhatian Soal Infrastruktur Jalan dan Jembatan

Kunjungi BPJN Riau, Pemkab Meranti Minta Perhatian Soal Infrastruktur Jalan dan Jembatan

Difasilitasi Pemkab Meranti, 51 Mahasiswa UIN Suska Siap Mengabdi di Tebingtinggi Barat

Difasilitasi Pemkab Meranti, 51 Mahasiswa UIN Suska Siap Mengabdi di Tebingtinggi Barat

Produk UMKM Pulau Merbau Masih Tertahan di Pasar Lokal

Produk UMKM Pulau Merbau Masih Tertahan di Pasar Lokal

Komentar
Berita Terbaru