PKBISAR Meranti Tetapkan Kepengurusan 2026-2030, Pandu Siregar Jadi Ketua Umum
Redaksi - Kamis, 08 Januari 2026 22:58 WIB
merantione.com - Perkumpulan Keluarga Batak Islam Saroha (PKBISAR) Kabupaten Kepulauan Meranti resmi membentuk kepengurusan baru untuk periode 2026-2030. Pembentukan tersebut berlangsung dalam suasana khidmat dan penuh kekeluargaan di kediaman H. Irwan Efendi Siregar, Jalan Utama Gang Markisah, Kelurahan Selatpanjang Kota, Rabu malam (7/1/2026).
Pembentukan kepengurusan dilakukan melalui Musyawarah Besar (MuBes) yang digelar sesuai Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) PKBISAR. Momen penting ini dihadiri oleh jajaran pengurus periode sebelumnya serta sejumlah warga PKBISAR yang turut menyaksikan estafet kepemimpinan organisasi.
Sebelum memasuki agenda pemilihan pengurus baru, forum terlebih dahulu mendengarkan penyampaian Laporan Pertanggungjawaban (LPJ) pengurus lama atas kinerja organisasi selama masa bakti sebelumnya. LPJ tersebut disampaikan oleh Ketua Umum Dedi Yuhara Lubis melalui Ketua Harian I, Amrul Fahmi Hasibuan, S.PdI.
Dalam laporannya, Amrul Fahmi memaparkan sejumlah kegiatan yang telah berhasil dilaksanakan, di antaranya silaturahmi dan pengajian rutin bulanan, peringatan Hari Besar Islam (PHBI), penyaluran kas santunan kemalangan atau kematian, laporan kas wirid pengajian dan PHBI, inventaris bersama, hingga sisa kas keuangan organisasi. Setelah dibacakan, seluruh peserta musyawarah menyatakan sepakat menerima LPJ tersebut.
Selanjutnya, forum musyawarah mufakat membentuk Tim Formatur sebagai jenjang pengambilan keputusan tertinggi dalam penyusunan kepengurusan baru. Hasil kesepakatan menetapkan Pandumaan Siregar, SP., sebagai Ketua Umum, M. Amin Siregar sebagai Sekretaris Umum, dan Ida Yuliani Ritonga sebagai Bendahara Umum.
Usai terpilih, Pandumaan Siregar yang akrab disapa Pandu menyampaikan rasa terima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepadanya. Ia menegaskan bahwa kepemimpinan PKBISAR merupakan amanah kolektif yang membutuhkan dukungan, masukan, dan bimbingan dari para senior organisasi.
"Saya sangat berterima kasih atas kepercayaan ini. Amanah ini bukan hanya tanggung jawab pribadi, tetapi tanggung jawab kita bersama. Tunjuk ajar dari para orang tua dan pengurus sebelumnya sangat kami butuhkan agar PKBISAR Meranti dapat melangkah ke arah yang lebih visioner dan progresif," ujar Pandu.
Ia juga menyampaikan bahwa langkah awal kepemimpinannya adalah melakukan pendataan ulang terhadap pengurus lama, baik yang masih aktif maupun yang pasif, bersama Tim Formatur. Upaya tersebut bertujuan untuk memastikan keseriusan dan soliditas warga PKBISAR dalam menjalankan roda organisasi.
"Kami akan merevitalisasi pengurus lama melalui pendekatan persuasif, kolektif, dan kolegial, sesuai dengan nilai-nilai budaya suku Batak. Dalam waktu dekat, kami akan menggelar pertemuan lanjutan," pungkasnya.
Pada kesempatan yang sama, forum juga menetapkan Dewan Pembina dan Dewan Penasehat melalui musyawarah mufakat. Warga PKBISAR sepakat menunjuk Rusli Siregar, J. Harahap, Mahyudin Harahap, dan Rusdi Darman Lubis sebagai Dewan Pembina. Sementara itu, Ali Murdani Siregar, Harman Siregar, dan Sabar Siregar dipercaya sebagai Dewan Penasehat.
Rangkaian Musyawarah Besar PKBISAR Kabupaten Kepulauan Meranti tersebut ditutup dengan prosesi serah terima jabatan serta penandatanganan berita acara, menandai dimulainya kepemimpinan baru PKBISAR Meranti untuk periode 2026-2030.**
Pembentukan kepengurusan dilakukan melalui Musyawarah Besar (MuBes) yang digelar sesuai Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) PKBISAR. Momen penting ini dihadiri oleh jajaran pengurus periode sebelumnya serta sejumlah warga PKBISAR yang turut menyaksikan estafet kepemimpinan organisasi.
Sebelum memasuki agenda pemilihan pengurus baru, forum terlebih dahulu mendengarkan penyampaian Laporan Pertanggungjawaban (LPJ) pengurus lama atas kinerja organisasi selama masa bakti sebelumnya. LPJ tersebut disampaikan oleh Ketua Umum Dedi Yuhara Lubis melalui Ketua Harian I, Amrul Fahmi Hasibuan, S.PdI.
Dalam laporannya, Amrul Fahmi memaparkan sejumlah kegiatan yang telah berhasil dilaksanakan, di antaranya silaturahmi dan pengajian rutin bulanan, peringatan Hari Besar Islam (PHBI), penyaluran kas santunan kemalangan atau kematian, laporan kas wirid pengajian dan PHBI, inventaris bersama, hingga sisa kas keuangan organisasi. Setelah dibacakan, seluruh peserta musyawarah menyatakan sepakat menerima LPJ tersebut.
Selanjutnya, forum musyawarah mufakat membentuk Tim Formatur sebagai jenjang pengambilan keputusan tertinggi dalam penyusunan kepengurusan baru. Hasil kesepakatan menetapkan Pandumaan Siregar, SP., sebagai Ketua Umum, M. Amin Siregar sebagai Sekretaris Umum, dan Ida Yuliani Ritonga sebagai Bendahara Umum.
Usai terpilih, Pandumaan Siregar yang akrab disapa Pandu menyampaikan rasa terima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepadanya. Ia menegaskan bahwa kepemimpinan PKBISAR merupakan amanah kolektif yang membutuhkan dukungan, masukan, dan bimbingan dari para senior organisasi.
"Saya sangat berterima kasih atas kepercayaan ini. Amanah ini bukan hanya tanggung jawab pribadi, tetapi tanggung jawab kita bersama. Tunjuk ajar dari para orang tua dan pengurus sebelumnya sangat kami butuhkan agar PKBISAR Meranti dapat melangkah ke arah yang lebih visioner dan progresif," ujar Pandu.
Ia juga menyampaikan bahwa langkah awal kepemimpinannya adalah melakukan pendataan ulang terhadap pengurus lama, baik yang masih aktif maupun yang pasif, bersama Tim Formatur. Upaya tersebut bertujuan untuk memastikan keseriusan dan soliditas warga PKBISAR dalam menjalankan roda organisasi.
"Kami akan merevitalisasi pengurus lama melalui pendekatan persuasif, kolektif, dan kolegial, sesuai dengan nilai-nilai budaya suku Batak. Dalam waktu dekat, kami akan menggelar pertemuan lanjutan," pungkasnya.
Pada kesempatan yang sama, forum juga menetapkan Dewan Pembina dan Dewan Penasehat melalui musyawarah mufakat. Warga PKBISAR sepakat menunjuk Rusli Siregar, J. Harahap, Mahyudin Harahap, dan Rusdi Darman Lubis sebagai Dewan Pembina. Sementara itu, Ali Murdani Siregar, Harman Siregar, dan Sabar Siregar dipercaya sebagai Dewan Penasehat.
Rangkaian Musyawarah Besar PKBISAR Kabupaten Kepulauan Meranti tersebut ditutup dengan prosesi serah terima jabatan serta penandatanganan berita acara, menandai dimulainya kepemimpinan baru PKBISAR Meranti untuk periode 2026-2030.**
Baca Juga:
SHARE:
Tags
MerantiPerkumpulan Keluarga Batak Islam Saroha (PKBISAR) Kabupaten Kepulauan Meranti resmi membentuk kepengurusan baru untuk periode 2026-2030.
Berita Terkait
Razia Tempat Hiburan Malam di Selatpanjang, Polisi Tak Temukan Indikasi Narkoba
Pemkab Meranti Kunjungi Pemko Pekanbaru, Kolaborasi Tata Kelola Pemerintahan dan Infrastruktur
Wisuda STKIP Meranti, Sekda Sudandri: Lulusan Harus Jadi Agen Perubahan di Dunia Pendidikan
Pemkab Meranti Gandeng Universitas Awal Bros, Perkuat SDM dan Layanan Kesehatan di Wilayah 3T
Buka Seleksi Calon Paskibraka Meranti Tahun 2026, Sekda : Ini Sebuah Kehormatan dan Tanggungjawab
Komsos Babinsa di Alahair Timur Pererat Silaturahmi dengan Warga
Komentar