Rabu, 29 April 2026 WIB
Rabu, 29 April 2026 WIB

Waspada, Di Bengkalis Kambing Rabies Mulai Merambah Di Dua Desa Ini

- Selasa, 14 April 2015 14:51 WIB
Waspada, Di Bengkalis Kambing Rabies Mulai Merambah Di Dua Desa Ini

BENGKALIS - Tak hanya anjing saja yang mengalami virus rabies dan membahayakan manusia. Ternyata baru-baru ini, di Desa Damai dan Tameran Kecamatan Bengkalis ditemukan adanya hewan kambing yang tertular penyakit serupa.

Baca Juga:


Disampaikan Kabid Kesehatan Hewan Dinas Pertanian dan Peternakan Bengkalis, Tuti Aplizarti Laila, melalui dokter hewan, Hani Muhammad Mardani, bahwa penemuan adanya kambing yang terinfeksi rabies itu dari laporan warga setempat.


"Hewan yang juga berjenis berdarah panas ini dilaporkan warga pada tanggal 14 Maret kemarin. Karena perwatakannya agak berbeda dan menunjukkan sikap yang agresif serta menandakan ciri-ciri virus rabies, sehingga masyarakat melaporkannya kepada pihak kita," kata Hani Muhammad kepada wartawan, Selasa (14/4).


Dilanjutkannya, setelah dilakukannya pengamatan dan observasi, maka hewan tersebut memang positif mengalami rabies. Sehingga demi kesehatan dan mengingat penyakit ini juga bisa menukar maka masyarakat atau peternak, disarankan untuk tidak menkonsumsi daging hewan tersebut.


"Dua hari setelah dilaporkan ke pihak kita, ternyata ada peternak kambing yang memotong kambingnya dan akan dikonsumsi. Sehingga kami mendapatkan informasi itu dan meminta kepada warga tersebut untuk tidak memakannya. Dan kami lakukan pemusnahan dengan melakukan penguburan terhadap daging kambing tersebut," jelasnya.


Dari jumlah keseluruhan kambing yang mengalami rabies, pihak peternakan dan pertanian mengatakan sebanyak satu ekor kambing positif rabies dan 19 ekor masih di duga terjangkit virus berbahaya serta masih di observasi hingga saat ini. "19 ekor ini di dua desa, yakni Desa Damai dan Temeran Kecamatan Bengkalis," kata Hani.


Meski sudah dinyatakan rabies dan sifatnya bisa membahayakan manusia serta hewan lain, Bidang Kesehatan Hewan ini mengaku belum mendapat laporan di desa-desa lain, selain dua desa tersebut.


"Kita berharap kepada peternak, agar melaporkan kepada kita jika memang ada indikasi hewan ternak yang dicurigai mempunyai ciri-ciri yang tak biasa. Kambing yang kita nyatakan positif rabies itu setelah kita teliti ternyata di lingkungannya banyak anjing yang betul- betul rentan memiliki virus tersebut. Sehingga karena mungkin lewat gigitan atau air liur anjing, maka kambing ternak warga itu tertular rabies," jelas dokter Hewan Dinas Pertanian dan Peternakan itu.(Gus)

SHARE:
Berita Terkait
Hadapi El Nino, Pemprov Riau Perkuat Desa Cegah Karhutla

Hadapi El Nino, Pemprov Riau Perkuat Desa Cegah Karhutla

Babinsa Tebing Tinggi Gelar Komsos di Alahair Timur, Ingatkan Warga Jaga Keamanan dan Cegah Karhutla

Babinsa Tebing Tinggi Gelar Komsos di Alahair Timur, Ingatkan Warga Jaga Keamanan dan Cegah Karhutla

Babinsa Koramil 02/Tebing Tinggi Bersama BPBD Patroli Karhutla di Desa Insit

Babinsa Koramil 02/Tebing Tinggi Bersama BPBD Patroli Karhutla di Desa Insit

Lapas Selatpanjang Gandeng Disdukcapil Tertibkan Data Warga Binaan

Lapas Selatpanjang Gandeng Disdukcapil Tertibkan Data Warga Binaan

MERANTI -- Jajaran Polres Kepulauan Meranti menunjukkan komitmennya dalam mendukung pembangunan infrastruktur melalui program Jembatan Merah Putih Pre

MERANTI -- Jajaran Polres Kepulauan Meranti menunjukkan komitmennya dalam mendukung pembangunan infrastruktur melalui program Jembatan Merah Putih Pre

Sekda Sudandri Pimpin Upacara Hari Otonomi Daerah ke-30 di Meranti, Tekankan Sinergi Pusat dan Daerah

Sekda Sudandri Pimpin Upacara Hari Otonomi Daerah ke-30 di Meranti, Tekankan Sinergi Pusat dan Daerah

Komentar
Berita Terbaru