Selasa, 23 Juni 2026 WIB
Selasa, 23 Juni 2026 WIB

Warga Kesal, Listrik Sering Padam Satu Hari Bisa Berkali-kali

- Sabtu, 01 Agustus 2015 18:04 WIB
Warga Kesal, Listrik Sering Padam Satu Hari Bisa Berkali-kali
BENGKALIS -Entah disebabkan gangguan atau ada kerusakan, intensitas pemadaman listrik di sejumlah desa di Kecamatan Bantan, seperti Kembung Luar, Teluk Lancar dan lainnya jauh lebih sering terjadi jika dibanding dengan pemadaman di wilayah perkotaan. Satu hari bahkan bisa berkali-kali.


Baca Juga:

Kondisi pemadaman yang tidak terjadwal tersebut membuat sejumlah warga resah, terkadang listrik mati saat maghrib atau saat saat ibu rumah tangga sedang sibuk memasak.


"Kami pun heran, setiap kali mati lampu saya sering telfon adik di Bengkalis, herannya di kota tak mati tapi di kampung kami berkali-kali mati," ujar Sugeng warga Kembung Luar, Jumat (31/7).


Dikatakan, yang menjadi persoalan bukan hanya aktifitas warga terganggu saat listrik mati, tapi juga bisa merusakkan alat-alat elektronik milik masyarakat. Selain itu, terkadang daya listrik juga turun (tidak terang,red). "Sejauh ini belum ada penjelasan resmi dari PLN mengapa kondisinya sering mati seperti ini, tapi dulu katanya karena banyak gangguan pohon dan monyet," imbuh Sugeng.


Sementara itu manager PLN Bengkalis, Andhy Prastyawan saat dihubungi menjelaskan, pihaknya memaklumi memang untuk pelanggan di Kembung Luar dan Teluk Lancar sering terjadi pemadaman. Tapi hal itu lebih disebabkan oleh gangguan alam dan hewan.


Dikatakan, Fider 4 (jalan Hang Tuah) Bengkalis sampai ke Kembung Luar dan Teluk Lancar, cukup jauh. Dengan kondisi seperti itu, kabel TM (telanjang) sepanjang jaringan tersebut sangat rentan terhadap gangguan. Gangguan sekecil apapun, bisa menyebabkan pemadaman.


"Jadi ketika terjadi gangguan entah itu dipanjat hewan (monyet) atau ditimpa ranting pohon akan langsung terdeteksi di gardu Hang Tuah, maka sebagai pengamanannya listrik langsung dimatikan, untuk menghindari hal-hal yang tidak diingini. Tapi bisanya waktu pemadaman tidak lama," sebut Andhy.


Untuk itu, dirinya selalu mengajak sub rayon di Kecamatan Bantan, seperti Selatbaru, Bantan Tengah dan Teluk Pambang untuk sering melakukan gotong royong membersihkan jalur lintasan kabel dari ranting-ranting kayu.


"Kalau pohon yang menempel atau dekat dengan kabel bisa dengan mudah kita potong, yang sulit itu kalau dipanjat monyet dan binatang sejenisnya, otomatis listrik akan mati," sebut Andhy lagi. (Gus)

SHARE:
Berita Terkait
Lantik Sejumlah Pejabat Baru, Dirjen Imigrasi Tegaskan Komitmen Perkuat Integritas dan Benahi Layanan Publik

Lantik Sejumlah Pejabat Baru, Dirjen Imigrasi Tegaskan Komitmen Perkuat Integritas dan Benahi Layanan Publik

Kejurda SMI Pekanbaru 2026, Perguruan Pencak Silat SMI Komwil Meranti Sabet 50 Medali

Kejurda SMI Pekanbaru 2026, Perguruan Pencak Silat SMI Komwil Meranti Sabet 50 Medali

Kejurprov Catur Riau 2026: Kontingen Meranti Raih Tiga Emas, KONI Bidik Lima Besar Porprov 2027

Kejurprov Catur Riau 2026: Kontingen Meranti Raih Tiga Emas, KONI Bidik Lima Besar Porprov 2027

Perjuangkan Pembangunan dan Infrastruktur Kepulauan Meranti, Bupati Asmar Temui Bappenas RI

Perjuangkan Pembangunan dan Infrastruktur Kepulauan Meranti, Bupati Asmar Temui Bappenas RI

Pilkades Serentak 2026, ASN dan Perangkat Desa Diingatkan Tetap Netral

Pilkades Serentak 2026, ASN dan Perangkat Desa Diingatkan Tetap Netral

Patroli Rutin Karhutla di Desa Insit, Babinsa Ingatkan Bahaya Membakar Lahan

Patroli Rutin Karhutla di Desa Insit, Babinsa Ingatkan Bahaya Membakar Lahan

Komentar
Berita Terbaru