Tahun ini, Disbudparpora Bengkalis Bentuk 3 PPLP
BENGKALIS -Dinas Budaya, Pariwisata, Pemuda dan Olahraga (Disbudparpora) Kabupaten Bengkalis pada tahun 2017 ini melalui bidang olahraga akan membentuk tiga Pusat Pendidikan dan Latihan Pelajar (PPLP). Mulai tahun ajaran baru 2017, para atlit yang masih berstatus pelajar dari seluruh tingkatan akan digembleng di PPLP bersangkutan.
Kepala Disbudparpora melalui Kepala Bidang Olahraga Elmi Rizal SH menyampaikan hal tersebut ketika dikonfirmasi terkait langkah pembentukan PPLP yang sudah dirancang sebelumnya. Dijelaskan, ketiga PPLP yang akan dibentuk adalah untuk cabang olahraga atletik, sepaktakraw dan bola volli.
"Insyaallah pada tahun 2017 ini kita akan membentuk tiga PPLP untuk tiga cabor. Ketiga cabor tersebut adalah atletik, sepaktakraw dan bola volli. Pada tahun-tahun selanjutnya, jumlahg PPLP akan terus kita tingkatkan dengan sasaran adalah atletik dari kelompok umur junior atau pelajar,"terang Elmi Rizal, Senin (16/01/2017).
Disinggung soal berapa total atlit yang akan dibina di PPLP, ia belum dapat memastikan karena harus melakukan koordinasi dengan pengurus kabupaten (pengkab) cabor bersangkutan terlebih dahulu. Seluruh atlit PPLP dari ketiga cabor tersebut, maksimal adalah pelajar tingkat SLTA dan minimal Sekolah Dsar (SD).
Soal asrama atlit PPLP itu sendiri, nantinya akan diinapkan di asrama atlit di kawasan Sports center desa Wonosari kecamatan Bengkalis. Para atlit yang terjaring masuk binaan PPLP akan diinapkan di asrama atlit, dan mereka akan digembleng secara kontiniu oleh tim pelatih dari masing-masing cabor.
"Selain akomodasi, untuk konsumsi, biaya pendidikan, perlengkapan, honorium pelatih serta uang saku atlit sepenuhnya menjadi tanggungjawab Pemkab Bengkalis melalui Disbudparpora atau bidang olahraga. Jadi atlit-atlit binaan PPLP hanya tinggal berlatih untuk mengejar prestasi,"jabar Elmi Rizal.
Disambung mantan pejabat di Diskes Bengkalis itu, pada tahun-tahun berikutnya pihaknya berencana akan membentuk PPLP untuk cabor sepakbola, panjat tebing, bulutangkis, tenis meja atau cabor beladiri.
"Secara bertahap kita akan terus bentuk PPLP setiap tahun, karena Bengkalis sudah tertinggal dari daerah lain di Riau dalam pembinaan atlit usia dini atau junior. Harapan kita langkah membentuk PPLP ini didukung seluruh stake holder atau pengambil kebijakan di Kabupaten Bengkalis, dan tentunya dari dunia olahraga sendiri,"tutup Elmi.(B. One)
Kepala Disbudparpora melalui Kepala Bidang Olahraga Elmi Rizal SH menyampaikan hal tersebut ketika dikonfirmasi terkait langkah pembentukan PPLP yang sudah dirancang sebelumnya. Dijelaskan, ketiga PPLP yang akan dibentuk adalah untuk cabang olahraga atletik, sepaktakraw dan bola volli.
"Insyaallah pada tahun 2017 ini kita akan membentuk tiga PPLP untuk tiga cabor. Ketiga cabor tersebut adalah atletik, sepaktakraw dan bola volli. Pada tahun-tahun selanjutnya, jumlahg PPLP akan terus kita tingkatkan dengan sasaran adalah atletik dari kelompok umur junior atau pelajar,"terang Elmi Rizal, Senin (16/01/2017).
Disinggung soal berapa total atlit yang akan dibina di PPLP, ia belum dapat memastikan karena harus melakukan koordinasi dengan pengurus kabupaten (pengkab) cabor bersangkutan terlebih dahulu. Seluruh atlit PPLP dari ketiga cabor tersebut, maksimal adalah pelajar tingkat SLTA dan minimal Sekolah Dsar (SD).
Soal asrama atlit PPLP itu sendiri, nantinya akan diinapkan di asrama atlit di kawasan Sports center desa Wonosari kecamatan Bengkalis. Para atlit yang terjaring masuk binaan PPLP akan diinapkan di asrama atlit, dan mereka akan digembleng secara kontiniu oleh tim pelatih dari masing-masing cabor.
"Selain akomodasi, untuk konsumsi, biaya pendidikan, perlengkapan, honorium pelatih serta uang saku atlit sepenuhnya menjadi tanggungjawab Pemkab Bengkalis melalui Disbudparpora atau bidang olahraga. Jadi atlit-atlit binaan PPLP hanya tinggal berlatih untuk mengejar prestasi,"jabar Elmi Rizal.
Disambung mantan pejabat di Diskes Bengkalis itu, pada tahun-tahun berikutnya pihaknya berencana akan membentuk PPLP untuk cabor sepakbola, panjat tebing, bulutangkis, tenis meja atau cabor beladiri.
"Secara bertahap kita akan terus bentuk PPLP setiap tahun, karena Bengkalis sudah tertinggal dari daerah lain di Riau dalam pembinaan atlit usia dini atau junior. Harapan kita langkah membentuk PPLP ini didukung seluruh stake holder atau pengambil kebijakan di Kabupaten Bengkalis, dan tentunya dari dunia olahraga sendiri,"tutup Elmi.(B. One)
Baca Juga:
SHARE:
Berita Terkait
Pilkades Serentak 2026, ASN dan Perangkat Desa Diingatkan Tetap Netral
Patroli Rutin Karhutla di Desa Insit, Babinsa Ingatkan Bahaya Membakar Lahan
Babinsa Koramil 02/Tebing Tinggi Edukasi Masyarakat soal Hukum dan Pancasila
Sempat Jadi Sorotan Publik, Manajemen RSUD Kepulauan Meranti Gercep Benahi Sejumlah Masalah
Cegah Karhutla, Babinsa dan MPA Sisir Desa Insit
Komsos di Tanjung Samak, Babinsa Ingatkan Warga Jangan Bakar Lahan
Komentar