Sempat Vakum Beberapa Bulan, Pengurus LPTQ Tebingtinggi Barat Masa Bhakti 2017-2022 Akhirnya Dikukuhkan
SELATPANJANG - Dengan telah berakhirnya kepengurusan LPTQ Kecamatan Tebingtinggi Barat pada Oktober 2016 lalu, maka sempat terjadi kevakuman kepengurusan beberapa bulan. Pemerintah Kecamatan Tebingtinggi Barat, akhirnya mengambil langkah memfasilitasi pembentukan pengurus baru dan mengukuhkannya pada Kamis (2/2/2017).
Pengukuhan dilakukan lagsung oleh Camat Tebingtinggi Barat, Helfandi SE MSi, di Aula Kantor Camat.
Dalm arahannya, Camat mengatakan kepada pengurus dan Kades yang hadir bahwa info yang ia terima kepengurusan LPTQ Kecamatan Tebingtinggi Barat sudah berakhir pada bulan Oktober 2016 yang lalu. Agar tidak vakum kata Camat, maka segera dibentuk pengurus baru lalu dilantik dan dikukuhkan.
"Keberadaan LPTQ ini jangan untuk keperluan mau MTQ Kecamatan dan Kabupaten saja, lembaga ini ada diharapkan bagaimana mencetak generasi yang qurani, cinta al-quran dan membumikan al-quran di Kecamatan ini umumnya Kepulauan Meranti," ucap Helfandi.
Saat ini sambung Camat, bisa dikatakan sudah jarang mendengar anak-anak yang mengaji di surau di masjid. Padahal, fasilitas yang ada saat ini sudah mulai membaik apabila dibandingkan zaman orangtua dahulu.
"Saat ini saja jalan sudah disemenisasi, ada listrik dan tidak ada alasan lagi anak-anak dan kita tidak pandai mengaji atau tidak pandai membaca Al-quran. Di Kecamatan kita ini patut kita bangga apabila dibandingkan di Kecamatan lain, tempat orang belajar al-quran dan memperdalam ilmu agama itu sudah banyak, sudah banyak pondok-pondok pesantren dan orang-orang pintar tentang ilmu Al-quran," jelas dia.
Camat berharap, bagaimana keberadaan LPTQ ini bisa membantu pemerintah dalam hal pengembangan, menuntaskan buta aksara al-quran, memberikan dorongan kepada masyarakat melalui LPTQ Desa untuk mendidik anak-anak dan generasi muda atau masyarakat secara umum bagaimana tahu membaca dan mengamalkan al-quran ditengah-tengah kehidupan.
"Kegiatan STQ atau MTQ itu memang seremonial, bukan bearti tidak penting, tapi bagaimana bisa menjadikan motivasi bagi kita untuk lebih jauh menpelajari Al-quran terkait ilmu tajwid, senibaca atau lagu pengamalannya. Keberadaan LPTQ kecamatan punya peran yang strategis juga terkait hal ini," pungkasnya.(nur)
Baca Juga:
Pilkades Serentak 2026, ASN dan Perangkat Desa Diingatkan Tetap Netral
Patroli Rutin Karhutla di Desa Insit, Babinsa Ingatkan Bahaya Membakar Lahan
Babinsa Koramil 02/Tebing Tinggi Edukasi Masyarakat soal Hukum dan Pancasila
Sempat Jadi Sorotan Publik, Manajemen RSUD Kepulauan Meranti Gercep Benahi Sejumlah Masalah
Cegah Karhutla, Babinsa dan MPA Sisir Desa Insit