Sehari Jelang Puasa, Pelayanan di Disdukcapil Menurun
BENGKALIS – Sehari menjelang puasa, pelayanan dalam pengurusan KTP dan akta kenal lahir di loket Dinas Kependudukan dan pencatatan Sipil (Disdukcapil) menurun. Hingga pukul 8.50 WIB, belum satu orang pun petugas yang tampak di loket tersebut, sementara masyarakat yang akan berurusan sudah ada walau tidak banyak.
Baca Juga:
Informasi tentang menurunannya pelayanan di loket Disdukcapil disampaikan oleh salah seorang warga yang mengaku bernama Rizki melalui hubungan ponsel, Rabu (17/6). Tidak hanya itu, yang bersangkutan juga mengirimkan foto-foto dimana loket dalam keadaan kosong, lengkap dengan penunjuk waktu (jam) yang tergantung di ruang tunggu.
Dalam foto tersebut terlihat jam menunjukkan pukul 08.40 WIB, kemudian loket dalam keadaan kosong dengan papan tanda bertuliskan "TUTUP" terletak di samping loket. Sementara di barisan kursi tunggu terlihat ada seorang perempuan berpakaian bebas duduk dan sedang menonton televisi.
Menurut Rizki, dirinya datang pada pukul 8.35 WIB untuk mengurus KTP. Namun saat itu loket dalam keadaan kosong walau di masing-masing ruangan terlihat para pegawai. "Saya heran juga, pegawai ada tapi di loket kok kosong," ujarnya.
Dirinya menunggu hingga pukul 8.50 WIB, namun karena tidak ada tanda-tanda loket mau dibuka, maka dirinya langsung pergi. "Kata kawan-kawan biasanya jam 8.00 (WIB,red) loket sudah buka, tapi entah mengapa hari ini (kemarin,red) hampir jam 9 masih sepi," ujarnya lagi.
Sementara itu, Kepala Disdukcapil Bengkalis, Renaldi saat dihubungi melalui ponsel tidak ada jawaban karena autoreject, dan saat disms tidak ada balasan. Terkait hal itu, Bupati Bengkalis H Herliyan Saleh saat dihubungi melalui Kabag Humas Setdakab Bengkalis Johansyah Syafri mengaku kalau persoalan seperti itu sudah diketahui Pak Bupati. "Termasuk yang katanya ada pungutan saat mengambil KTP juga sudah sampai ke Pak Bupati," ujarnya.
Sesuai dengan instruksi Bupati, Johan mengatakan kepada seluruh SKPD, tidak hanya Disdukcapil, harus disiplin dalam bekerja, sesuai dengan jam kerja yang telah ditetapkan. "Mungkin kejadian di Disdukcapil itu pas pegawainya belanja ke pasar untuk menyambut puasa. Namun, hal itu tidak bisa dijadikan alasan, jadi sesuai instruksi Pak Bupati, pimpinan SKPD harus menegur staf nya yang tidak disiplin," ujar Johan.(Gus)
Babinsa Tebing Tinggi Gelar Komsos di Alahair Timur, Ingatkan Warga Jaga Keamanan dan Cegah Karhutla
Babinsa Koramil 02/Tebing Tinggi Bersama BPBD Patroli Karhutla di Desa Insit
Lapas Selatpanjang Gandeng Disdukcapil Tertibkan Data Warga Binaan
MERANTI -- Jajaran Polres Kepulauan Meranti menunjukkan komitmennya dalam mendukung pembangunan infrastruktur melalui program Jembatan Merah Putih Pre
Sekda Sudandri Pimpin Upacara Hari Otonomi Daerah ke-30 di Meranti, Tekankan Sinergi Pusat dan Daerah