Resah Masyarakat Yang Sering Mandi Di Waduk, PDAM Layangkan Surat ke Satpol PP
BENGKALIS -Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Bengkalis, saat ini diresahkan dengan tindakan sejumlah anak-anak dan masyarakat yang mandi di waduk penampung air baku yang terletak di Desa Wonosari Timur Kecamatan Bengkalis.
Baca Juga:
Hal ini diakui Plt Direktur Utama (Dirut) PDAM, Muhammad Yunus, kepada wartawan, saat dihubungi, Senin (31/8/2015). Dia juga mencemaskan, jika aksi it terus berlanjut, maka kondisi air akan buruk.
"Sejauh ini kita sudah melakukan beberapa kali pelarangan, himbauan dan juga memasang pemberitahuan di sekitar waduk. Hal ini dilakukan agar anak-anak maupun warga tidak mandi di waduk tersebut," ujar Yunus.
Namun, lanjutnya, pemberitahuan itu seakan tidak dihiraukan oleh anak-anak maupun sejumlah warga yang melakukan aktivitas mandi di waduk PDAM itu. Bahkan, pemberitahuan berbentuk plang yang dibuat oleh prusahaan daerah ini dicabut oleh oleh orang yang tidak diketahui.
"Dengan permasalah yang ada sekarang, kita saat ini sudah melayangkan surat resmi kepada Satpol-PP Kabupaten, untuk dapat mengawasi waduk tersebut. Hal ini agar dapat melarang dan mengawasi aktivitas anak-anak maupun warga yang akan mandi di waduk itu," kata Plt Dirut PDAM ini.
Keseriusan dalam mengatasi keusilan anak-anak dan sejumlah masyarakat ini bukan tanpa alas an yang jelas, lanjutnya, di dalam waduk tersebut terdapat pompa air dan aliran listrik. Dimana tegangannya sangat tinggi sekali, sehingga akan membahayakan keselamatan dan bahkan bisa merenggut nyawa.
"Tegangan listrik yang ada diwaduk itu mencapai 105.000 Watt. Kalaulah sekiranya kabel diwaduk itu terkelupas saja dan bereaksi dengan air yang ada maka dikhawatirkan hal-hal yang tidak diinginkan akan terjadi," jelasnya.
Dengan adanya langkah-langkah yang dilakukan oleh PDAM, Yunus juga menghimbau kepada masayrakat khusunya orang tua, agar dapat memberikan pemahaman kepada anaknya untuk tidak mandi dan bermain disekitar waduk.
"Pengawasan dan kontrol orang tua sangat kita harapkan juga. Ini tentunya menyangkut pada keselamatan anak. Karena kita juga tidak ingin hal-hal buruk terjadi dikemudian hari. Maka oleh sebab itu, kami berharap masayrakat dan orang tua untuk bekerjasama dengan baik," pungkas Yunus.(Gus)
Kejurda SMI Pekanbaru 2026, Perguruan Pencak Silat SMI Komwil Meranti Sabet 50 Medali
Kejurprov Catur Riau 2026: Kontingen Meranti Raih Tiga Emas, KONI Bidik Lima Besar Porprov 2027
Perjuangkan Pembangunan dan Infrastruktur Kepulauan Meranti, Bupati Asmar Temui Bappenas RI
Pilkades Serentak 2026, ASN dan Perangkat Desa Diingatkan Tetap Netral
Patroli Rutin Karhutla di Desa Insit, Babinsa Ingatkan Bahaya Membakar Lahan