Rabu, 24 Juni 2026 WIB
Rabu, 24 Juni 2026 WIB

Pertamina Sosialisasikan Bahaya Narkoba dan Peduli Lingkungan Hidup ke Pelajar

- Kamis, 12 Maret 2015 08:58 WIB
Pertamina Sosialisasikan Bahaya Narkoba dan Peduli Lingkungan Hidup ke Pelajar

BENGKALIS -Pertamina RU II Sungai Pakning, Rabu (11/3) menggelar Sosialisasi Bahaya Narkoba dan Peduli Lingkungan terhadap ratusan pelajar se Kecamatan Bukit Batu di Gedung Bulopa.

Baca Juga:


Dalam pembukaan acara sosialisasi tersebut dihadiri oleh Manager Pertamina RU II Sungai Pakning, Pramono Avianto dan sejumlah kepala bagian jajarannya, Nara Sumber Sosialisasi Ny. Nurhasanah dari Badan Lingkungan Hidup (BLH) Kabupaten Bengkalis, dr Dedy Khairul dari RS Pertamina dan ratusan pelajar yang mewakili beberapa sekolah yang ada di Sungai Pakning.


Dalam sambutannya Manager Pertamina RU II Sungai Pakning, Pramono Avianto mengatakan bahwa tujuan sosialisasi bahaya narkoba dan juga peduli lingkungan hidup, merupakan upaya Pertamina untuk ikut bersama-sama dalam menyelamatkan generasi muda kususnya pelajar.


"Sebagaimana kita ketahui bahwa bahaya Narkoba ini sangat besar terhadap generasi muda, kususnya pelajar dan mahasiswa, oleh karena itu harus kita antisipasi sedini mungkin agar para pelajar dapat menjauhi narkoba tersebut," Kata Pramono.


Sedangkan terkait lingkungan hidup Pramono juga mengajak kepada pelajar untuk sama-sama menjaga keasrian lingkungan hidup seperti penghijauan dan sebagainya.


Sementara itu Ny.Nurhasanah nara sumber dari BLH Kabupaten Bengkalis dalam presentasinya menyampaikan peran generasi muda dalam mitigasi dan adaptasi perubahan iklim.


"Perubahan iklim merupakan perubahan yang signifikan dalam pengukuran iklim seperti temperatur, hujan, angin yang terjadi dalam periode yang lama seperti dalam rentang waktu 10 tahun atau lebih, sedangkan dampak perubahan iklim ketahanan pangan, gagal panen dan menurunnya tingkat produksi, untuk itu masyarakat terutama pelajar harus ikut berperan menjaga lingkungan, agar tidak terjadi perubahan iklim ataupun perubahan cuaca ekstrim yang disebabkan rusaknya lingkungan," ulas Nurhasah.


Dijelaskan Nurhasah adapun dampak perubahan iklim antara lain kerusakan ekosistem dan terancamnya habitat penting, cuaca ekstem seperti banjir, kebakaran hutan, awal musim yang tidak menentu dan sebagainya.(Gus)

SHARE:
Berita Terkait
Usai Kalah hingga Mahkamah Agung, Swandi Kembali Pagar Aset Pemkab Meranti, Satpol PP Bersiap Turun

Usai Kalah hingga Mahkamah Agung, Swandi Kembali Pagar Aset Pemkab Meranti, Satpol PP Bersiap Turun

Di Forum Sosek Malindo, Pemkab Kepulauan Meranti Perjuangkan Nasib Pekerja Migran

Di Forum Sosek Malindo, Pemkab Kepulauan Meranti Perjuangkan Nasib Pekerja Migran

Komsos di Selatpanjang Kota, Babinsa Ajak Warga Utamakan Keselamatan Beraktivitas

Komsos di Selatpanjang Kota, Babinsa Ajak Warga Utamakan Keselamatan Beraktivitas

Cegah Karhutla, Babinsa Koramil 02/Tebing Tinggi Rutin Sisir Desa Bantar

Cegah Karhutla, Babinsa Koramil 02/Tebing Tinggi Rutin Sisir Desa Bantar

Lantik Sejumlah Pejabat Baru, Dirjen Imigrasi Tegaskan Komitmen Perkuat Integritas dan Benahi Layanan Publik

Lantik Sejumlah Pejabat Baru, Dirjen Imigrasi Tegaskan Komitmen Perkuat Integritas dan Benahi Layanan Publik

Kejurda SMI Pekanbaru 2026, Perguruan Pencak Silat SMI Komwil Meranti Sabet 50 Medali

Kejurda SMI Pekanbaru 2026, Perguruan Pencak Silat SMI Komwil Meranti Sabet 50 Medali

Komentar
Berita Terbaru