Pemkab Gelar Bimtek Bagi Bendahara Desa
Baca Juga:
Pembukaan Bimtek yang diselenggarakan di Gedung Daerah Sri Laksmana Raja Dilaut, Bengkalis itu, turut hadir Bupati Bengkalis H Herliyan Saleh, yang juga sekaligus membuka kegiatan tersebut secara resmi.
Dalam sambutannya, Bupati H Herliyan Saleh, mengatakan, bimbingan ini merupakan salah satu kegiatan yang sangat penting dalam menjalankan program-program strategis yang dirancang oleh BPMPD.
"Sehingga peran bendahara desa sangat dibutuhkan. Menginat salah satu faktor suksesnya perjalanan program di desa, dipegang oleh bendahara desa yang telah ada. Selain kepala desa beserta perangkat desa lainnya," ujar Herliyan.
Bupati juga menjelaskan, selain itu semua, untuk membantu secara teknis pemerintah desa, seperti yang diketahui bersama bahwa setiap desa disediakan dua orang pendamping, yakni untuk mendampingi bidang ekonomi dan pada bidang pembangunan.
"Jadi, perjalanan program dan anggaran yang disediakan, dapat terealisasi dengan tepat dan penuh dengan pertanggung jawaban yang akurat. Tentunya ini semua merupakan bagian dari kerja bendahara desa yang dituntut untuk mengetahui jalannya anggaran dan aset-aset yang telah ada," tuturnya.
Disampaikan Bupati, kegiatan yang sangat dinilai penting ini, adalah untuk melatih dan memberikan pengentahuan kepada bendahara desa. Karena jika tidak dilakukan berbagai tanggung jawab bendahara dengan baik, maka sebagai bendahara desa akan mempertanggung jawabkan pekerjaan yang telah dilaksanakannya.
"Perlu kita ketahui, tata kelola keuangan dan aset tentu yang bertanggung jawab adalah bendahara. Disamping secara totalitas adalah tanggung jawab Kepala Desa. Yang saya ingin tegaskan bahwa dengan adanya bendahara ini saya titipkan tanggung jawab ini. Karena berhasil tidaknya program, sangat berpengaruh kepada manajemen seorang bendahara," pungkasnya.
Sementara itu, sebagai penyelenggara, Kepala BPMBD, H Ismail, mengatakan Bimtek tersebut dilakukan dengan dua gelombang. Mengingat jumlah desa di Kabupaten Bengkalis, sekitar 136, otomatis bendahara sama seperti jumlah desa yang ada.
"Sehingga kita lakukan dua gelombang. Untuk yang pertama ini ada 68 bendahara desa dan sisanya masuk di gelombang kedua yang akan dimulai setelah gelombang pertama ini selesai," ujar Ismail.
Adapun narasumber yang mengisi jalannya Bimtek gelombang pertama tersebut langsung oleh Kepala Balai Pemberdayaan Masyarakat (BPM) Kementrian Dalam Negeri RI, Edi Suprianta. Kemudaian ditambah dengan narasumber dari fungsional BPM.
"Selain itu juga kita mengundang narasumber dari BPKP perwakilan Provinsi Riau. Dan kegiatan ini kita mulai dari tanggal 22 hingga tanggal 28 Februari mendatang," tukasnya.
Selain Bupati, Kepala BPMPD dan narasumber, sejumlah Kepala SKPD, serta pejabat teras lingkungan Pemkab Bengkalis ikut menghadiri pembukaan secara resmi Bimtek bendahara desa seKabupaten Bengkalis pada Senin pagi tersebut.(Gus)
Hadapi El Nino, Pemprov Riau Perkuat Desa Cegah Karhutla
Babinsa Tebing Tinggi Gelar Komsos di Alahair Timur, Ingatkan Warga Jaga Keamanan dan Cegah Karhutla
Babinsa Koramil 02/Tebing Tinggi Bersama BPBD Patroli Karhutla di Desa Insit
Lapas Selatpanjang Gandeng Disdukcapil Tertibkan Data Warga Binaan
MERANTI -- Jajaran Polres Kepulauan Meranti menunjukkan komitmennya dalam mendukung pembangunan infrastruktur melalui program Jembatan Merah Putih Pre