Paslon Bupati Diminta Tak Bersaing Dengan Politik Uang
BENGKALIS – Sikap masyarakat yang menerima money politik dari pasangan atau tim pemenangan calon, merupakan hal yang wajar. Karena bak kata pepatah, 'kemarau setahun dihapus hujan sehari'.
Baca Juga:
Begitulah ungkapan yang disampaikan Sekretaris Kesbangpol Dahen Tawakkal kepada wartawan saat ditemui diruang kerjanya, Selasa (1/9/2015). Ia juga menyakini, tindakan politik uang dalam setiap pemilihan, baik itu legislatif maupun kepala daerah pasti dan selalu ada oknum-oknum yang melakukannya.
"Persoalan money politik ini seakan sudah menjadi kebiasaan dan mendarah danging di tengah-tengah masyarakat. Sehingga saat ini mereka selalu berasumsi, 'saya memilih calon yang memberi saya uang saja'. Ini menandakan adanya kebiasaan buruk yang dibudayakan," ujar Dahen yang meniru ucapan masyarakat yang merupakan korban dari politik uang.
Permasalahan ini, kata Sekretaris Kesbangpol, tidak akan ada habisnya jika pasangan calon tidak melakukan hal tersebut saat bersaing untuk memikat hati masyarakat. Sedangkan masyarakat tidak pula dapat menjaga dirinya agar tidak menerima money politik dari pasangan calon.
"Itu tadilah, kita analogikan dari pepatah yang mengatakan 'kemarau setahun dihapus dengan hujan sehari'. Pepatah ini bisa kita terjemahkan kalau keburukan seperti apapun yang dimiliki seseorang baik dalam jangka panjang maupun pendek, bisa diobati dengan uang," jelas Daehen.
"Sehingga masyarakat yang memilih untuk menerima politik uang ini berarti dia siap menderita selama lima tahun kedepan. Karena telah mengambil uang dari oknum-oknum tertentu, yang padahal jika dikalkulasikan angkanya tidak sepadan dengan penderitaan," sebutnya.
Maka oleh karena itu, lanjutnya, kepada pasangan calon maupun tim pemenagan, kiranya tidak lagi membiasakan perkara buruk ini kepada masayrakat. Budayakanlah berpolitik secara sehat dan santun. Jangan tawarkan uang, tapi tawarkan visi-misi dan kerja nyata yang telah dan akan dilaksanakan.
"Kepada masayrakat, kita juga menghimbau supaya senantiasa berfikir jernih dan tidak menguntungkan diri dengan mengorbankan hak suara sesuai hati bersih kita. Pikirkan masa depan kehidupan sosial kita. Jangan terpengaruh dengan iming-iming yang disediakan oleh oknum pasangan calon ataupun timnya," harapnya.
"Pastikan diri kita memilih sosok yang pas menurut kita untuk memimpin Kabupaten Bengkalis lima tahun kedepan. Bukan karena calon ini memberi uang, calon itu memberi sembako dan atau lain sebagainya," pungkas Dahen.(Gus)
Kejurda SMI Pekanbaru 2026, Perguruan Pencak Silat SMI Komwil Meranti Sabet 50 Medali
Kejurprov Catur Riau 2026: Kontingen Meranti Raih Tiga Emas, KONI Bidik Lima Besar Porprov 2027
Perjuangkan Pembangunan dan Infrastruktur Kepulauan Meranti, Bupati Asmar Temui Bappenas RI
Pilkades Serentak 2026, ASN dan Perangkat Desa Diingatkan Tetap Netral
Patroli Rutin Karhutla di Desa Insit, Babinsa Ingatkan Bahaya Membakar Lahan