NU Bengkalis Istighosah di Siak Kecil
SIAKKECIL - Guna mengawali pembangunan dan pengembangan Pesantren Al-Maarif Siakkecil, Lembaga Pendidikan Al-Maarif Nahdlatul Ulama Kabupaten Bengkalis, Ahad (27/8/17) malam kemarin menggelar kegiatan Istighosah bersama.
Kegiatan tersebut dipusatkan di lokasi pesantren di Jalan Hikmah Desa Sungai Siput Kecamatan Siakkecil, kabupaten Bengkalis Riau.
Pantauan di lapangan, selain dihadiri warga Sungai Siput, Istighosah yang menjadi ciri khas warga Nahdliyin ini turut dihadiri Ketua PCNU Kabupaten Bengkalis Masdarudin, Kepala Desa Sungai Siput Nurkholis, Kepala KUA Siakkecil Sugeng Widodo yang juga mengemban amanat sebagai Ketua LP Al-Maarif NU Bengkalis, para undangan serta segenap pengurus yang belum lama ini dibentuk.
Pada kegiatan Istighosah perdana ini, Ketua PCNU Kabupaten Bengkalis Masdarudin dalam sambutannya menyampaikan mauidzoh hasanah.
Dalam tausiahnya pula, pria yang pernah menjabat Ketua MUI Kabupaten Bengkalis itu tak bosan-bosannya mengajak kaum muslimin dan seluruh elemen bangsa agar tetap menjaga semangat persatuan dalam bingkai NKRI. Termasuk menguatkan kembali bangunan keagamaan dan cinta Tanah Air.
Sementara Kepala Desa Sungai Siput Nurkholis dalam kesempatan tersebut turut menyampaikan ucapan terima kasih dan apresiasi yang besar terhadap kegiatan yang dilaksanakan ini. Begitu pula dengan mulai dilaksanakannya pembangunan dan pengembangan pesantren yang dikelola LP Al-Maarif NU Kabupaten Bengkalis di desanya, diharapkan kelak menjadi wadah yang positif bagi masyarakat, khususnya anak-anak dalam menuntut ilmu.
"Saya sangat mendukung dan apresiasi terhadap kegiatan ini. Mudah-mudahan di Desa Sungai Siput dengan berdirinya Pesantren NU dapat mencetak kader-kader ulama yang lebih paham mengenai Islam dan ajarannya. Sehingga benar-benar menjadi rahmatan lil 'alamin," harap puji Nurkholis.
Kegiatan Istighosah yang diprakarsai LP Al-Maarif NU Bengkalis ini bukan sesuatu yang baru. Istighosah adalah salah satu ciri khas warga Nahdliyin untuk berdoa bersama dengan tujuan meminta pertolongan kepada Allah SWT.
Istighosah biasanya di lakukan secara bersama-sama, meminta kepada Allah SWT untuk meringankan beban yang dihadapi dalam sebuah hajatan atau keinginan tertentu. (Gus)
Kegiatan tersebut dipusatkan di lokasi pesantren di Jalan Hikmah Desa Sungai Siput Kecamatan Siakkecil, kabupaten Bengkalis Riau.
Pantauan di lapangan, selain dihadiri warga Sungai Siput, Istighosah yang menjadi ciri khas warga Nahdliyin ini turut dihadiri Ketua PCNU Kabupaten Bengkalis Masdarudin, Kepala Desa Sungai Siput Nurkholis, Kepala KUA Siakkecil Sugeng Widodo yang juga mengemban amanat sebagai Ketua LP Al-Maarif NU Bengkalis, para undangan serta segenap pengurus yang belum lama ini dibentuk.
Pada kegiatan Istighosah perdana ini, Ketua PCNU Kabupaten Bengkalis Masdarudin dalam sambutannya menyampaikan mauidzoh hasanah.
Dalam tausiahnya pula, pria yang pernah menjabat Ketua MUI Kabupaten Bengkalis itu tak bosan-bosannya mengajak kaum muslimin dan seluruh elemen bangsa agar tetap menjaga semangat persatuan dalam bingkai NKRI. Termasuk menguatkan kembali bangunan keagamaan dan cinta Tanah Air.
Sementara Kepala Desa Sungai Siput Nurkholis dalam kesempatan tersebut turut menyampaikan ucapan terima kasih dan apresiasi yang besar terhadap kegiatan yang dilaksanakan ini. Begitu pula dengan mulai dilaksanakannya pembangunan dan pengembangan pesantren yang dikelola LP Al-Maarif NU Kabupaten Bengkalis di desanya, diharapkan kelak menjadi wadah yang positif bagi masyarakat, khususnya anak-anak dalam menuntut ilmu.
"Saya sangat mendukung dan apresiasi terhadap kegiatan ini. Mudah-mudahan di Desa Sungai Siput dengan berdirinya Pesantren NU dapat mencetak kader-kader ulama yang lebih paham mengenai Islam dan ajarannya. Sehingga benar-benar menjadi rahmatan lil 'alamin," harap puji Nurkholis.
Kegiatan Istighosah yang diprakarsai LP Al-Maarif NU Bengkalis ini bukan sesuatu yang baru. Istighosah adalah salah satu ciri khas warga Nahdliyin untuk berdoa bersama dengan tujuan meminta pertolongan kepada Allah SWT.
Istighosah biasanya di lakukan secara bersama-sama, meminta kepada Allah SWT untuk meringankan beban yang dihadapi dalam sebuah hajatan atau keinginan tertentu. (Gus)
Baca Juga:
SHARE:
Berita Terkait
Cegah Karhutla, Babinsa dan Warga Rutin Patroli di Desa Sendaur
Komsos Babinsa di Insit, Warga Diimbau Jaga Kerukunan dan Faktor Keamanan
Pasutri di Selatpanjang Ditangkap, Diduga Edarkan Ekstasi
Polisi Amankan Pria Diduga Pengedar Sabu di Merbau, Hasil Tes Urine Positif
Pengedar Ganja di Banglas Diciduk, Polisi Ungkap Peran Laporan 110
TMMD ke-128 Resmi Dimulai, Sinergi TNI dan Pemkab Bengkalis Percepat Pembangunan Desa
Komentar