Rabu, 29 April 2026 WIB
Rabu, 29 April 2026 WIB

Masih Banyak Beredar Makanan Expired di Selatpanjang

- Selasa, 17 Februari 2015 21:01 WIB
Masih Banyak Beredar Makanan Expired di Selatpanjang

MERANTI - Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Disperindagkop-UKM) Kepulauan Meranti melakukan Inspeksi Mendadak (Sidak) ke sejumlah toko-toko swalayan di Selatpanjang, Selasa (17/2/2015) pagi.

Baca Juga:


Sidak ini difokuskan untuk mengantisipasi beredarnya masa expired makanan dan minuman (mamin). Hal ini dilakukan guna untuk melindungi kesehatan bagi konsumen mamin menjelang Imlek 2015.


Dari sidak yang dilakukan itu, ternyata banyak ditemukann makanan yang berbahaya untuk dikonsumsi, dimana sudah habis limit atau sudah lewat exspirednya.


Awalnya Team Disperindag mendatangi Mama Top miliknya Sustanto yang beralamat di Jalan Banglas Selatpanjang, dimana di tempat itu ditemukan beberapa jenis makanan yang tanpa ada kode produksi yang sah, yakni tanpa ada alamat dan komposisinya dan ada juga kode produksi yang hanya tempelan saja.


Atas hal tersebut, Team Disperindag langsung memberikan amaran agar pemilik toko tersebut untuk bisa menjual barang yang berasal dari Indonesia saja, sehingga kesehatannya tidak diragukan lagi. Juga menegaskan agar kemasan yang rusak jangan di pajang lagi, dan jangan menggabungkan tempat barang yang halal dengan yang haram, yakni daging babi dalam kemasa kaleng.


Selanjutnya, Team Disperindag mendatangi Ramayana Sewalayan miliknya Asun, Sewalayan 99 miliknya Ahuat, dan Minimarket OK miliknya Ahong, yang ketiganya beralamat di Jalan Kartini Selatpanjang. Sementara di Ramayana Sewalayan banyak ditemukan makanan tampa kode produksi yang diduga berasal dari Malaysia. Dan juga di toko tersebut masing menggabungkan daging babi kemasan dengan makanan halal lainnya. Hal yang sama disampaikan team Disperindag.


Namun sedikit berbeda di Sewalayan 99, karena disitu banyak ditemukan makanan yang sudah lewat Exspired, namun diakui pemiknya bahwa makanan tersebut masih baru cuman bekas nya yang lama.


"Ini makanan baru masuk pak, cuman kotak saja yang kotak tahun lalu, kami sayang kotak lama dibuang, jadi makanan dalam pelastik kami salinkan ke kotak tersebut agar lebih cantik" ungkap Ahuat kepada Team Disperindag.


Sementara Team Disperindag melarangnya seperti itu. Namun team Disperindag menegaskan bahwa jika benar makanan tersebut masih baru, maka harus benar-benar membersihkan bekas tersebut sehingga tidak menurunkn kadar kesehatan bagi pengkonsumsi.


Namun, di Minimarket OK hanya ditemukan daging babi dalam kemasan yang tempatnya digabungkan dengan makanan halal lainnya. Team Disperindag juga memberikan amaran yang sama.


Setelah itu team Disperindag melanjutkan ke Minimarket Fruit City milik Apen, In- Comix milik Ahua, dan Plus 100 milik Edy, yang ketiganya beralamat di Jalan Imam Bonjol Selatpanjang. Di sana nihil makanan yang dianggap berbahaya.


Seterusnya team Disperindag mendatangi Tomi Mart milik Wanto yang juga beralamat di Jalan Imam Bonjol Selatpanjang, Oke Mart miliknya Ahong dan NTUC yang keduanya beralamat di jalan Merdeka Selatpanjang.


Di tiga toko tersebut juga ditemukan beberapa makanan yang sudah lewat exspired, dan sudah tidak layak lagi untuk di konsumsi. Team Disperindag juga memberikan amaran yang sama, yakni jangan menjual dan memajang dagangan yang sudah lewat expired tersebut.


Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (DisperindagkopUKM) kabupaten Kepulauan Meranti, Syamsuar Ramli SE, melalui Kasi pengawasan barang dan jasa, Fajarullah S Fam kepada wartawan mengatakan bahwa untuk tahap awal sidak yang dilakukan itu belum menyita barang dagangan, namun pada imlek nantinya mereka akan kembali mendatangi toko-toko tersebut.


"Sidak yang kita lakukan ini hanya untuk pemeriksaan dimana apakah ada makanan yang tidak layak untuk di konsumsi menjelang imlek nantinya. Dan bagi temuan tadi kita peringatkan terlebih dahulu. Namun jika pada imlek nantinya masih ditemukan hal tersebut maka akan kita sita barang dagangan mereka," jelasnya.(eaf)


SHARE:
Berita Terkait
Hadapi El Nino, Pemprov Riau Perkuat Desa Cegah Karhutla

Hadapi El Nino, Pemprov Riau Perkuat Desa Cegah Karhutla

Babinsa Tebing Tinggi Gelar Komsos di Alahair Timur, Ingatkan Warga Jaga Keamanan dan Cegah Karhutla

Babinsa Tebing Tinggi Gelar Komsos di Alahair Timur, Ingatkan Warga Jaga Keamanan dan Cegah Karhutla

Babinsa Koramil 02/Tebing Tinggi Bersama BPBD Patroli Karhutla di Desa Insit

Babinsa Koramil 02/Tebing Tinggi Bersama BPBD Patroli Karhutla di Desa Insit

Lapas Selatpanjang Gandeng Disdukcapil Tertibkan Data Warga Binaan

Lapas Selatpanjang Gandeng Disdukcapil Tertibkan Data Warga Binaan

MERANTI -- Jajaran Polres Kepulauan Meranti menunjukkan komitmennya dalam mendukung pembangunan infrastruktur melalui program Jembatan Merah Putih Pre

MERANTI -- Jajaran Polres Kepulauan Meranti menunjukkan komitmennya dalam mendukung pembangunan infrastruktur melalui program Jembatan Merah Putih Pre

Sekda Sudandri Pimpin Upacara Hari Otonomi Daerah ke-30 di Meranti, Tekankan Sinergi Pusat dan Daerah

Sekda Sudandri Pimpin Upacara Hari Otonomi Daerah ke-30 di Meranti, Tekankan Sinergi Pusat dan Daerah

Komentar
Berita Terbaru