Kapolda Riau Ajak Mahasiswa UIN Suska Cerdas untuk Bangun Negeri
PEKANBARU - Dalam rangka mewujudkan akademisi hebat dan berwawasan moderat, Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau mengelar apel akbar UIN Suska bersholawat, Kamis 26 Juli 2018.
Acara yang berpusat di depan Gedung Rektorat UIN Suska ini juga diisi dengan deklarasi setia NKRI, anti-hoax dan anti-radikalisme.
Rektor UIN Suska Riau dalam sambutannya mengatakan pahlawan kita telah berjuang untuk kemerdekaan kita, sehingga saat ini kita bisa duduk dengan tenang.
"Untuk itu, tekadkan semangat, sebab tanpa mereka kita bukan siapa siapa. Mari cintai NKRI, lawan hoax, berita berita bohong, berantas radikalisme dan anti terorisme," pesannya.
Hal senada disampaikan Kapolda Riau, Irjen Nandang. Ia menyampaikan, sekarang ini mereka tidak lagi siswa melainkan mahasiswa. Sebagai mahasiswa maka mereka semua harus menjadi warga Indonesia yang cerdas. Karena Indonesia membutuhkan manusia yang cerdas untuk membangun negeri.
"Setiap warga indonesia untuk bisa membangun indonesia yg kuat diperlukan kecerdasann yang intelektual, kecerdasan spiritual, tahu mana hak dan batil, dan kecerdasan emosiaonal," jelasnya.
Ia menambahkan bahwa mahasiswa adalah generasi yang dipersiapkan oleh pemerintahan untuk estafet ke depan. Karenanya, mahasiswa dapat melatih diri untuk menjadi pemimpin.
"Mahasiswa juga berperan sebagai agen perubahan. Seharusnya mahasiswa dapat menentralisasikan paham-paham radikalisme di tengah masyarakat," pesannya.
Turut hadir dalam acara ini, Rektor UIN Suska Riau beserta jajarannya, Sekretaris Daerah (Sekda), Kapolda Riau, dan seluruh dosen, akademisi, karyawan dan mahasiswa UIN Suska Riau.[roci]
Baca Juga:
Bupati Asmar Dukung Pemerataan Layanan Imigrasi ke Seluruh Wilayah di Meranti
Kemenkes Lakukan Uji Petik Tunjangan Khusus Dokter Spesialis di Meranti
Pemkab Kepulauan Meranti Luncurkan Digitalisasi Pelita ASN dan Ikan Patin
Pemkab Kepulauan Meranti Komitmen Benahi Infrastruktur Jalan Rusak
Semarak Bulan Bahasa SMP se-Meranti, Sudandri Ajak Pelajar Lestarikan Bahasa Melayu