Selasa, 23 Juni 2026 WIB
Selasa, 23 Juni 2026 WIB

Kabut Asap, Jarak Pandang 200-300 Meter

- Jumat, 11 September 2015 09:20 WIB
Kabut Asap, Jarak Pandang 200-300 Meter

BENGKALIS – Sebagaimana di sejumlah daerah, seperti Kabupaten Pelalawan, Jum'at (11/9/2015) pagi ini, kabut asap di Kota Bengkalis (ibukota Kabupaten Bengkalis) khususnya, semakin pekat. Bahkan lebih pekat dari hari-hari sebelumnya.

Baca Juga:


Sekitar pukul 07.00 WIB tadi, jarak pandang di Kota Bengkalis diperkirakan hanya sekitar 200-300 meter. Begitu juga di sejumlah kecamatan seperti Bantan, Siak Kecil dan Bukit Batu. Menurut perkiraan, kualitas udara di seluruh kecamatan di daerah ini saat ini berada pada level kondisi tidak sehat


Penjabat Bupati Bengkalis H Ahmad Syah Harrofie yang terus memantau perkembangan kualitas udara di kabupaten berjuluk Negeri Junjungan ini, kembali mengingatkan dan menginstruksikan Badan Lingkungan Hidup (BLH) untuk terus memantaunya selama 24 jam.


"Informasikan dan koordinasikan hasil pemantauan tersebut kepada masyarakat dan seluruh pemangku kepentingan terkait dan masyarakat secara berkala. Ambil langkah-langkah antisipasi yang konkrit, cepat dan tepat yang diperlukan", ujar Ahmad Syah, beberapa saat lalu.


Kepada warganya, lebih-lebih yang rentan terhadap kabut asap, seperti mereka yang berusia lanjut, dan anak-anak maupun yang mempunyai penyakit kronis seperti asma dan paru-paru, dengan kondisi daya tahan tubuh yang rendah, untuk tidak beraktivitas di luar rumah.


"Batasi aktivitas atau sebisa mungkin kurangi aktivitas di luar rumah. Bila memang tidak bisa dihindari, supaya menggunakan masker saat beraktivitas di luar rumah," pesan Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Masyarakat Provinsi Riau ini.


Sementara kalau memang kualitas udara di daerah ini ke depan kian burut, apalagi sudah termasuk kategori berbahaya, Ahmad Syah kembali mengingatkan agar Dinas Pendidikan untuk mengizinkan sekolah-sekolah meliburkan siswa-siswinya sampai kondisi udara kembali membaik.


"Kalau memang ada pihak sekolah yang melaporkan kondisi kualitas udara di sekitar sekolahnya tidak baik untuk aktivitas belajar mengajar dan minta izin untuk meliburkan sekolahnya, selagi informasi itu benar adanya, berikan dan jangan dilarang," pesan Ahmad Syah.(Gus)

SHARE:
Berita Terkait
Kejurda SMI Pekanbaru 2026, Perguruan Pencak Silat SMI Komwil Meranti Sabet 50 Medali

Kejurda SMI Pekanbaru 2026, Perguruan Pencak Silat SMI Komwil Meranti Sabet 50 Medali

Kejurprov Catur Riau 2026: Kontingen Meranti Raih Tiga Emas, KONI Bidik Lima Besar Porprov 2027

Kejurprov Catur Riau 2026: Kontingen Meranti Raih Tiga Emas, KONI Bidik Lima Besar Porprov 2027

Perjuangkan Pembangunan dan Infrastruktur Kepulauan Meranti, Bupati Asmar Temui Bappenas RI

Perjuangkan Pembangunan dan Infrastruktur Kepulauan Meranti, Bupati Asmar Temui Bappenas RI

Pilkades Serentak 2026, ASN dan Perangkat Desa Diingatkan Tetap Netral

Pilkades Serentak 2026, ASN dan Perangkat Desa Diingatkan Tetap Netral

Patroli Rutin Karhutla di Desa Insit, Babinsa Ingatkan Bahaya Membakar Lahan

Patroli Rutin Karhutla di Desa Insit, Babinsa Ingatkan Bahaya Membakar Lahan

Babinsa Koramil 02/Tebing Tinggi Edukasi Masyarakat soal Hukum dan Pancasila

Babinsa Koramil 02/Tebing Tinggi Edukasi Masyarakat soal Hukum dan Pancasila

Komentar
Berita Terbaru