Insiden Penghadangan, Berikut Penjelasan Ketua PP Bengkalis
BENGKALIS -Ketua Majelis Pimpinan Cabang (MPC) Pemuda Pancasila (PP) Kabupaten Bengkalis, Riki Rihardi membenarkan adanya insiden terjadi antara PP dengan pengunjukrasa mengatasnamakan Gerakan Rakyat (Gerak), Senin (21/8/2017).
Menurut Riki, insiden yang terjadi merupakan hal yang tidak dikehendaki. PP kala itu fokus dengan Rapat Pleno dan Rakercab.
"Kita sebenarnya tidak ada keinginan karena kita sebenarnya memang benar-benar fokus Rapat Pleno dan Rakercab. Hanya saja kawan-kawan terprovokasi dengan hal-hal yang tidak diingin bersama,"ungkapnya saat diwawancarai sejumlah wartawan.
Penghadangan terjadi karena personel Pemuda Pancasila tidak terima pengunjukrasa membawa spanduk bergambar Ketua PP Bengkalis dalam aksi.
Guna meredam kemarahan Pemuda Pancasila, Riki Rihardi ikut turun untuk mengamankan.
"Sehingga saya juga harus turun untuk mengamankan kawan-kawan di lapangan,"sebutnya. (Gus)
Menurut Riki, insiden yang terjadi merupakan hal yang tidak dikehendaki. PP kala itu fokus dengan Rapat Pleno dan Rakercab.
"Kita sebenarnya tidak ada keinginan karena kita sebenarnya memang benar-benar fokus Rapat Pleno dan Rakercab. Hanya saja kawan-kawan terprovokasi dengan hal-hal yang tidak diingin bersama,"ungkapnya saat diwawancarai sejumlah wartawan.
Penghadangan terjadi karena personel Pemuda Pancasila tidak terima pengunjukrasa membawa spanduk bergambar Ketua PP Bengkalis dalam aksi.
Guna meredam kemarahan Pemuda Pancasila, Riki Rihardi ikut turun untuk mengamankan.
"Sehingga saya juga harus turun untuk mengamankan kawan-kawan di lapangan,"sebutnya. (Gus)
Baca Juga:
SHARE:
Berita Terkait
Bupati Asmar Dukung Pemerataan Layanan Imigrasi ke Seluruh Wilayah di Meranti
Kemenkes Lakukan Uji Petik Tunjangan Khusus Dokter Spesialis di Meranti
Pemkab Kepulauan Meranti Luncurkan Digitalisasi Pelita ASN dan Ikan Patin
Pemkab Kepulauan Meranti Komitmen Benahi Infrastruktur Jalan Rusak
Semarak Bulan Bahasa SMP se-Meranti, Sudandri Ajak Pelajar Lestarikan Bahasa Melayu
Heboh, Pria 54 Tahun Ditemukan Tak Bernyawa di Kawasan PT Uni Seraya Meranti
Komentar