Rabu, 04 November 2026 WIB
Rabu, 04 November 2026 WIB

Ikut Pawai Budaya, Paguyuban Jawa Turunkan 1.100 Peserta

- Senin, 31 Juli 2017 14:15 WIB
Ikut Pawai Budaya, Paguyuban Jawa Turunkan 1.100 Peserta
BENGKALIS -Meriahkan Pawai Budaya Hari Jadi ke-505 Bengkalis yang dilaksanakan Senin (31/7/2017) pagi tadi, masyarakat daerah ini yang tergabung dalam Paguyuban Keluarga Masyarakat Jawa Kabupaten Bengkalis ikut ambil.

Dengan 1.100 peserta, pada pawai yang dilepas resmi Bupati Bengkalis Amril Mukminin di lapangan Tugu Bengkalis itu, mereka tampil dengan mengusung tekad 'Setia Berbakti untuk Negeri Junjungan'.

Jumlah peserta dari paguyuban Jawa ini paling banyak dibandingkan 10 paguyuban lainnya yang juga ambil bagian pada pawai yang dilaksanakan setiap tahunnya itu.

Pada pawai tersebut, di belakang pasukan panji yang membawa bendera Merah Putih, lambang Kabupaten Bengkalis dan bendera paguyuban, tampil barisan Wali Songo.

Selanjutnya ikuti mobil hias yang menampilkan konsep Proses Perkawinan Adat Jawa' serta kendaran hias yang berisi hasil pertanian Kabupaten Bengkalis yang merupakan profesi sebagian besar warga Bengkalis keturusan Jawa.

Selain seni Kuda Lumping dari Kecamatan Bengkalis dan Bantan sebanyak 5 kelompok, barisan paguyuban Jawa ini juga menampilkan seni Reog Ponorogo.

"Pada pawai kali ini ada 15 group yang tampil. Sedangkan secara keseluruhan di Kabupaten Bengkalis ada 28 group," jelas Suprianto, salah seorang tokoh paguyuban Jawa, ketika membacakan sinopsisnya.

Dikatakan Supriyanto, kendati kesenian ini berasal dari Ponorogo (Jawa Timur), namun di daerah ini perkembangannya sangat pesat dan telah menjadi bagian yang tak terpisahkan dari kekayaan khasanah budaya di kabupaten berjuluk Negeri Junjungan ini.

Selain seni musik Rontek (Ronda dan Tektean, juga menampilkan barisan Priyayi dengan pakaian Beskap, dan barisan pakaian Sorjan (pakaian harian masyarakat Jawa dalam beraktivitas).

Selanjutnya, disamping barisan Hiperja dan pemuda dengan pakaian batik khas Jawa, pada pawai kali ini paguyuban Jawa ini juga menampilkan barisan Mbok Jamu serta sepeda ontel. (Humas)

Baca Juga:
SHARE:
Berita Terkait
Bupati Asmar Dukung Pemerataan Layanan Imigrasi ke Seluruh Wilayah di Meranti

Bupati Asmar Dukung Pemerataan Layanan Imigrasi ke Seluruh Wilayah di Meranti

Kemenkes Lakukan Uji Petik Tunjangan Khusus Dokter Spesialis di Meranti

Kemenkes Lakukan Uji Petik Tunjangan Khusus Dokter Spesialis di Meranti

Pemkab Kepulauan Meranti Luncurkan Digitalisasi Pelita ASN dan Ikan Patin

Pemkab Kepulauan Meranti Luncurkan Digitalisasi Pelita ASN dan Ikan Patin

Pemkab Kepulauan Meranti Komitmen Benahi Infrastruktur Jalan Rusak

Pemkab Kepulauan Meranti Komitmen Benahi Infrastruktur Jalan Rusak

Semarak Bulan Bahasa SMP se-Meranti, Sudandri Ajak Pelajar Lestarikan Bahasa Melayu

Semarak Bulan Bahasa SMP se-Meranti, Sudandri Ajak Pelajar Lestarikan Bahasa Melayu

Heboh, Pria 54 Tahun Ditemukan Tak Bernyawa di Kawasan PT Uni Seraya Meranti

Heboh, Pria 54 Tahun Ditemukan Tak Bernyawa di Kawasan PT Uni Seraya Meranti

Komentar
Berita Terbaru