Di Bengkalis, Pendistribusian Air Bersih Akan Dibagi Dua Zona
BENGKALIS - Sehubungan dengan musim kemarau yang panjang dan terjadinya abrasi pada dua titik bagian utara kanal PT Meskom mengakibatkan turunnya debit air pada kanal yang menjadi area tangkapan hujan. Hal ini memberikan dampak cukup besar kepada ketersediaan air baku di Waduk Wonosari yang menjadi sumber air untuk diolah menjadi air bersih PDAM.
Baca Juga:
Berbagai upaya telah PDAM Kabupaten Bengkalis seperti dilakukannya membuat codet pada kanal PT Meskom yang mengalirkan air baku ke Waduk Wonosari, pompanisasi air baku dari kanal ke jalur air menuju Waduk Wonosari dengan rata-rata 20 liter per detik dan tata kelola jaringan.
Demikian disampaikan Direktur PDAM Kabupaten Bengkalis, Nova Novianti melalui Kepala PDAM Cabang Bengkalis, Muhammad Yunus Zainal, Kamis (19/3/2015). Ia mengatakan untuk menjaga agar tejadi kesimbangan antara air yang masuk dan keluar di waduk, maka PDAM melakukan penyesuaian jam operasi pompa agar tidak terjadi ketekoran dan pelayanan tetap bisa dilakukan secara kontiniu. Dengan akibat tekanan air yang sampai ke rumah pelanggan kurang optimal.
"Untuk menyingkapi masalah ini PDAM dalam persiapan uji coba jadwal bergilir yang direncanakan dan diimplementasikan pada hari Senin (23/3/2015) mendatang. Dari hasil analisa jaringan perpipaan, pelayanan akan dibagi menjadi dua zona yaitu daerah timur dan barat dengan jadwal bergantian," ungkap Yunus.
Maksud dari pembagian zona wilayah dijelaskan Yunus, agar pembagian air PDAM kepada pelanggan dapat merata. Juga waktu dari pembagian zona ini adalah 1 banding 1, maksudnya satu hari wilayah zona barat hidup maka wilayah zona timur akan mati untuk satu hari, begitu sebaliknya.
"Kita menyarankan kepada seluruh pelanggan PDAM Cabang Bengkalis untuk dapat mempersiapkan tampungan air atau fiber (polytank) sebagai persiapan saat jadwal aktif pada wilayah masing-masing. Kami juga memohon maaf atas ketidaknyamanan pelayanan saat ini, PDAM akan terus berupaya memberikan pelayanan secara optimal walaupun dengan kondisi air baku yang terbatas," ujar Yunus.
Adapun pembagian zona barat meliputi wilayah sebahagian Jalan Antara, Muslihun, Wonosari Barat, Tandun, Senayan, Jalan Sudirman, Jalan Pahlawan, Jalan Sri Pulau, Daerah Kelapapati Laut, tengah dan darat. Untuk zona timur, meliputi sebagian Jalan Antara, daerah Jalan Bantan dan sekitarnya, Kampung Tengah, Rimbasekampung, Jalan Pramuka, Jalan Panglima Minal, Air Putih dan Sungai Alam.
"Kami harapkan kerjasama dari pelanggan PDAM untuk memberikan informasi kondisi air pada saat jadwal bergilir berlangsung. Agar PDAM dapat melakukan optimalisasi distribusi air kepada pelanggan," tutup Yunus. (Gus)
Hadapi El Nino, Pemprov Riau Perkuat Desa Cegah Karhutla
Babinsa Tebing Tinggi Gelar Komsos di Alahair Timur, Ingatkan Warga Jaga Keamanan dan Cegah Karhutla
Babinsa Koramil 02/Tebing Tinggi Bersama BPBD Patroli Karhutla di Desa Insit
Lapas Selatpanjang Gandeng Disdukcapil Tertibkan Data Warga Binaan
MERANTI -- Jajaran Polres Kepulauan Meranti menunjukkan komitmennya dalam mendukung pembangunan infrastruktur melalui program Jembatan Merah Putih Pre