Darurat Asap, 1.488 Orang Menderita ISPA
Baca Juga:
Kepala Dinas Kesehatan Bengkalis M. Sukri melalui Kabid Kabid Pengendalian masalah kesehatan dan lingkungan Irwandi, Senin (14/9) mengatakan bahwa penderita ISPA di Kabupaten Bengkalis selama dua pekan ini mencapai 1488 orang dan jumlah tertinggi terjadi di Mandau.
"Level udara saat ini sudah pada level membahayakan dan sangat rentan kepada anak-anak, Lansia serta ibu-ibu hamil, akibatnya jumlah penderita ISPA meningkat dari sebelumnya,"ujar Irwandi.
Dikatakannya lagi dari penyakit ISPA ini, akibat kabut asap ini banyak juga yang mengalami peradangan lain di organ organ tubuh terutama paru-paru, mata dan kulit dan penderita ini meningkat.
"Dari data yang kita dapatkan dari seluruh puskesmas selain penderita ISPA ada juga yang mengalami penyakit peradangan paru-paru (Pnemonia) sebanyak 69 orang, 131 iritasi mata, Asma 96 orang dan radang kuli sebanyak 150 orang," jelasnya lagi.
Irwandi juga menghimbau kepada masyarakat untuk mengurangi aktifitas diluar rumah dan memakai masker dan hendaknya masker yang dipakai bisa dibasahkan terlebih dahulu karena kondisi asap sudahpada tingkat sangat berbahaya.
"Masker yang dibagi-bagikan sudah tidak efektif lagi, karena tingkat kondisi kabut asap sudah berbahaya dan juga sudah masuk kedalam rumah penduduk," katanya lagi.(Gus)
Usai Kalah hingga Mahkamah Agung, Swandi Kembali Pagar Aset Pemkab Meranti, Satpol PP Bersiap Turun
Di Forum Sosek Malindo, Pemkab Kepulauan Meranti Perjuangkan Nasib Pekerja Migran
Komsos di Selatpanjang Kota, Babinsa Ajak Warga Utamakan Keselamatan Beraktivitas
Cegah Karhutla, Babinsa Koramil 02/Tebing Tinggi Rutin Sisir Desa Bantar
Lantik Sejumlah Pejabat Baru, Dirjen Imigrasi Tegaskan Komitmen Perkuat Integritas dan Benahi Layanan Publik