Bappeda Gelar Focus Group Discussion (FGD) Untuk Penyusunan Dokumen RPKPPP dan RPI2JM
Baca Juga:
Untuk diketahui, RPKPPP merupakan kepanjangan dari rencana pengembangan kawasan pemukiman prioritas perkotaan. Sementara RPI2JM merupakan kepajangan dari rencana program investasi infrastruktur jangka menengah.
Hadir dalam pertemuan itu, utusan dari sejumlah SKPD terkait seperti Bappeda, Dinas Pekerjaan Umum, Dinas Tata Kota Tata Ruang dan Pemukiman, Badan Lingkungan Hidup, Dinas Pasar dan Kebersihan serta PDAM Bengkalis. Kegiatan FGD untuk RPKPPP dan RPI2JM itu sendiri merupakan dari kerja tim Universitas Riau untuk memulai kegiatan penyusunan RPKPPP dan RPI2JM.
Sekretaris Bappeda, H Imam Hakim mengatakan, substansi dari FGD adalah untuk mendapatkan masukan dari berbagai komponen guna perumusan kebijakan dan program prioritas dalam penyusunan RPKPPP dan RPI2JM. Harapannya, melalui FGD ini akan disepakati beberapa kerangka prioritas dan ruang lingkup pekerjaan sehingga mempermudah tim ahli nantinya dalam mengumpulkan dan menganalisa data serta menyiapkan dokumen RPKPPP dan RPI2JM.
"Masukan-masukan dari SKPD terkait sangat penting bagi tim ahli karena SKPD yang lebih mengetahui program dan kebijakan yang telah dilaksanakan selama ini serta mengetahui kondisi lapangan," ujarnya.
Imam Hakim mengatakan, RPKPPP dan RPI2JM merupakan penjabaran dari SPPIP (Strategi Pembangunan Permukiman dan Infrastruktur Perkotaan) dimana pada tahun 2013 lalu telah ditetapkan status dari kecamatan-kecamatan yang ada di Kabupaten Bengkalis. Penjabaran itu tetap mengacu kepada arah pengembangan kota untuk bidang pemukiman dan infrastruktur permukiman perkotaan. (Gus)
Kejurda SMI Pekanbaru 2026, Perguruan Pencak Silat SMI Komwil Meranti Sabet 50 Medali
Kejurprov Catur Riau 2026: Kontingen Meranti Raih Tiga Emas, KONI Bidik Lima Besar Porprov 2027
Perjuangkan Pembangunan dan Infrastruktur Kepulauan Meranti, Bupati Asmar Temui Bappenas RI
Pilkades Serentak 2026, ASN dan Perangkat Desa Diingatkan Tetap Netral
Patroli Rutin Karhutla di Desa Insit, Babinsa Ingatkan Bahaya Membakar Lahan