Rabu, 04 November 2026 WIB
Rabu, 04 November 2026 WIB

Amrizal: Umat Islam Jangan Tak Hafal Bulan-bulan Hijriyah

- Minggu, 24 September 2017 20:20 WIB
Amrizal: Umat Islam Jangan Tak Hafal Bulan-bulan Hijriyah
BENGKALIS - Seperti halnya tahun Masehi, tahun Hijriyah yang merupakan kalender Islam juga memiliki 12 bulan. Namun, sangat disayangkan, masih banyak umat Islam yang tidak hafal dengan nama-nama bulan dalam kalender Hijriyah.

Hal itu diungkapkan Ketua MUI Kabupaten Bengkalis, H Amrizal saat memberikan ceramah di Musholla Nurulhidayah, Senggoro, bersempena memperingati tahun baru Islam 1439 H, Sabtu (23/9). "Sebagai umat Islam, sudah seharusnya kita hafal nama-nama bulan dalam tahun Hijriyah," ujarnya.

Menurut Amrizal, tidak hafalnya umat Islam terhadap penanggalan Islam karena tidak dibiasakan dalam kehidupan sehari-hari. Salah satu cara untuk membiasakan, Amrizal menyarankan, khusus bagi lembaga-lembaga Islam yang ada di Kabupaten Bengkalis seperti pengurus musholla, masjid, hendaknya dalam setiap membuat surat selalu menggunakan dua penanggalan, Masehi dan Hijriyah.

Menyinggung tentang kalender Hijriyah, Amrizal mengatakan secara resmi digunakan untuk administrasi pemerintahan dan persuratan dimulai pada masa khalifah Umar bin Khattab. Berawal ketika negeri Islam yang semakin besar wilayah kekuasaannya menimbulkan berbagai persoalan administrasi. Surat menyurat antar gubernur atau penguasa daerah dengan pusat ternyata belum rapi karena tidak adanya acuan penanggalan. Masing-masing daerah menandai urusan muamalah mereka dengan sistem kalender lokal yang seringkali berbeda antara satu tempat dengan laiinnya. Dengan ditetapkannya sistem kalender hijriyah yang memiliki tahun oleh Khalifah Umar bin Khattab, akhirnya sebagian permasalahan pencatatan ini menjadi teratasi.

"Namun perlu diketahui, sebenarnya kalender Islam ini, yang 12 bulan, sudah ada pada zaman Nabi Muhammad SAW. Hanya saja pada waktu itu, kalender Islam dipergunakan untuk urusan-urusan ibadah," ujarnya.

Sementara itu, dibandingkan dengan tahun-tahun sebelumnya, peringatan tahun baru Islam, 1 Muharam terasa lebih meriah. Hal ini terlihat dari banyaknya rumah-rumah ibadah baik musholla maupun masjid yang menyelenggarakan berbagai kegiatan sempena menyambut 1 Muharam 1439 H. Mulai dari pertandingan hingga ceramah agama.

Seperti di Musholla Nurulhidayah, kegiatan menyambut 1 Muharam 1439 H diisi dengan kegiatan Pekan Muharam, mulai dari pertandingan pidato, menghafal ayat pendek, azan, dan lomba sholat. Kemudian ditutup dengan ceramah.

"Insyaallah, kegiatan seperti ini akan kita tingkatkan lagi pada tahun-tahun mendatang," ujar Ketua Pengurus Musholla Nurulhidayah Senggoro, M Isa (zul)

Baca Juga:
SHARE:
Berita Terkait
Demi Sarana Pendidikan Berkualitas, Bupati Asmar Jemput Bola untuk Revitalisasi Sekolah 2027

Demi Sarana Pendidikan Berkualitas, Bupati Asmar Jemput Bola untuk Revitalisasi Sekolah 2027

Muzamil Emban Amanah di IMI Riau, Buka Peluang Kemajuan Otomotif Meranti

Muzamil Emban Amanah di IMI Riau, Buka Peluang Kemajuan Otomotif Meranti

Pemkab Kepulauan Meranti Tata Inventarisasi Aset Kelistrikan

Pemkab Kepulauan Meranti Tata Inventarisasi Aset Kelistrikan

Al Amin Soroti Kondisi Kabel Listrik Semrawut di Sejumlah Desa

Al Amin Soroti Kondisi Kabel Listrik Semrawut di Sejumlah Desa

Bupati Asmar Dukung Pemerataan Layanan Imigrasi ke Seluruh Wilayah di Meranti

Bupati Asmar Dukung Pemerataan Layanan Imigrasi ke Seluruh Wilayah di Meranti

Kemenkes Lakukan Uji Petik Tunjangan Khusus Dokter Spesialis di Meranti

Kemenkes Lakukan Uji Petik Tunjangan Khusus Dokter Spesialis di Meranti

Komentar
Berita Terbaru