Abrasi Simpang Ayam Semakin Mengkhawatirkan
BENGKALIS -Bersama 4 kepala desa dan warga Simpang Ayam, Anggota DPRD Bengkalis Irmi Syakip Arsalan meninjau abrasi yang terus menggerus daratan Desa Simpang Ayam, Kecamatan Bengkalis, Selasa (28/8/2017).
Peninjau abrasi bersama Kades Simpang Ayam Mujiono, Kades Meskom Usman, Kades Perapat Tunggal Ahmad dan Kades Senderak Herianto dilakukan usai Reses. Mereka menggunakan sepeda motor untuk menembus lokasi tujuan.
Tiba disana Irmi Syakip melihat kondisi abrasi yang sudah sangat memprihatinkan. Abrasi menggerus dataran hingga perkebunan warga.
"Kita berharap ini menjadi perhatian pemerintah. Kita juga akan berupaya terus berkordinasi dengan pemerintah untuk melakukan langkah-langkah penanganan, "ungkap Irmi Syakip.
Pemerintah Provinsi Riau juga telah menggelontorkan anggaran untuk proyek pengamanan pantai Simpang Ayam.
Terlihat batu-batu pengaman pantai tersusun rapi. Menurut Kades Simpang Ayam Mujiono, pengamanan pantai yang ada berkisar panjang 80 meter.
"Tahun ini ditambah. Anggarannya Rp 3,8 miliar untuk penyambungan pengamanan pantai,"sebutnya. (Gus)
Peninjau abrasi bersama Kades Simpang Ayam Mujiono, Kades Meskom Usman, Kades Perapat Tunggal Ahmad dan Kades Senderak Herianto dilakukan usai Reses. Mereka menggunakan sepeda motor untuk menembus lokasi tujuan.
Tiba disana Irmi Syakip melihat kondisi abrasi yang sudah sangat memprihatinkan. Abrasi menggerus dataran hingga perkebunan warga.
"Kita berharap ini menjadi perhatian pemerintah. Kita juga akan berupaya terus berkordinasi dengan pemerintah untuk melakukan langkah-langkah penanganan, "ungkap Irmi Syakip.
Pemerintah Provinsi Riau juga telah menggelontorkan anggaran untuk proyek pengamanan pantai Simpang Ayam.
Terlihat batu-batu pengaman pantai tersusun rapi. Menurut Kades Simpang Ayam Mujiono, pengamanan pantai yang ada berkisar panjang 80 meter.
"Tahun ini ditambah. Anggarannya Rp 3,8 miliar untuk penyambungan pengamanan pantai,"sebutnya. (Gus)
Baca Juga:
SHARE:
Berita Terkait
Bupati Asmar Dukung Pemerataan Layanan Imigrasi ke Seluruh Wilayah di Meranti
Kemenkes Lakukan Uji Petik Tunjangan Khusus Dokter Spesialis di Meranti
Pemkab Kepulauan Meranti Luncurkan Digitalisasi Pelita ASN dan Ikan Patin
Pemkab Kepulauan Meranti Komitmen Benahi Infrastruktur Jalan Rusak
Semarak Bulan Bahasa SMP se-Meranti, Sudandri Ajak Pelajar Lestarikan Bahasa Melayu
Heboh, Pria 54 Tahun Ditemukan Tak Bernyawa di Kawasan PT Uni Seraya Meranti
Komentar