Kapolres Bengkalis: Tanda Tangan Bupati Dipalsukan
BENGKALIS -Dugaan pemalsuan tanda tangan milik Bupati Bengkalis Amril Mukminin dalam persetujuan prinsip palsu untuk pembangunan Kepariwisataan di Pulau Rupat ke PT Bumi Rupat sedikit demi sedikit mulai terkuak.
Hasil laboratorium mengindentifikasi bahwa tanda tangan Bupati Bengkalis pada persetujuan perinsip benar dipalsukan.
Kapolres Bengkalis AKBP Abas Basuni SIK membenarkan hal tersebut. Basuni mengatakan, tanda tangan pada persetujuan perinsip bukan tanda tangan Bupati Bengkalis.
"Ya memang bukan tangan beliau (Bupati), dipalsukan memang, "singkatnya, Rabu (18/7/2017) di Gedung LAMR Bengkalis.
Polemik dugaan pemalsuan tanda tangan milik Bupati Bengkalis Amril Mukminin dalam persetujuan prinsip palsu untuk pembangunan Kepariwisataan di Pulau Rupat ke PT Bumi Rupat menjadi isu hangat sejak bulan Februari lalu. Hingga kini, kasus ini masih ditangani Polres Bengkalis.
Pihak-pihak terkait persetujuan tersebut sudah diminta keterangan oleh pihak Kepolisian. Namun hingga kini belum ada yang ditetapkan sebagai tersangka.(Gus)
Baca Juga:
Ops Patuh Lancang Kuning Segera Digelar, Masyarakat Harus Patuhi Aturan Berkendara
Jumat Berkah Polres Meranti Sasar Komunitas Becak, Kapolres: Polisi Harus Dekat dan Bermanfaat Bagi Masyarakat
Bongkar Jaringan Narkoba Internasional, Polres Kepulauan Meranti Sita 9,3 Sabu
HUT Humas Polri ke-75, Puluhan Polisi dan Wartawan di Meranti Gelar Aksi Donor Darah
Puluhan Warga Jalan Ibrahim Selatpanjang Antusias Ikut Sosialisasi Perlinsos Polres Kepulauan Meranti