Pemkab Meranti Sambut Baik Percepatan Rehabilitasi Mangrove BRGM
Redaksi - Selasa, 24 September 2024 22:31 WIB
MERANTI - Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti menyambut baik sosialisasi percepatan rehabilitasi mangrove, Mangrove for Coastal Resilience (M4CR), yang dilaksanakan Badan Restorasi Gambut dan Mangrove (BRGM), di Ballroom Grand Meranti Hotel Selatpanjang, Selasa (24/9/2024).
Hal itu disampaikan Asisten Administrasi Umum dan Kepegawaian Setdakab Kepulauan Meranti, Sudandri Jauzah, saat menghadiri sekaligus membuka kegiatan itu.
Sudandri dalam sambutannya menyebut, BRGM merupakan mitra strategis dalam upaya merehabilitasi mangrove yang ada di Kepulauan Meranti.
"Kegiatan ini merupakan bagian upaya bersama untuk membangun komitmen dan kolaborasi dalam pelestarian lingkungan, khususnya percepatan rehabilitasi mangrove," ujarnya.
Dia menilai, upaya rehabilitasi mangrove penting dilakukan terutama dalam mengembalikan fungsi hutan mangrove yang mengalami degradasi, kepada kondisi yang dianggap baik dan mampu mengemban fungsi ekologis dan ekonomis.
"Untuk itu, kami berharap semua pihak, mitra pembangunan dan segenap potensi untuk memberikan dukungan bagi kemajuan daerah dan masyarakat Kabupaten Kepulauan Meranti," sebut Sudandri.
Terakhir, Asisten III Setdakab Meranti itu mengajak untuk bersinergi, saling bahu membahu, menjaga kelestarian hutan mangrove demi menyukseskan program pemulihan ekonomi nasional.
Sebelumnya, Kepala Kelompok Kerja Edukasi dan Sosialisasi BRGM, Suwignya Utama, menjelaskan masyarakat merupakan tonggak utama kunci keberhasilan dalam upaya percepatan rehabilitasi mangrove yang dilakukan oleh BRGM.
"Masyarakat menjadi pelaku utama dalam keberhasilan dengan mekanisme swakelola. Hal ini bertujuan agar meningkatkan kesadaran dan pemahaman dalam menjaga serta melestarikan ekosistem mangrove di kalangan masyarakat," katanya.
Program rehabilitasi itu dihadiri Inspektur Jenderal Wilayah I Kementerian LHK, M. Arif Priana, PPIU Manager M4CR M. Arif Fakrurozi, dan perwakilan Kadis LHK Provinsi Riau, Helvi.
Turut hadir unsur Forkopimda Kepulauan Meranti, OPD terkait, camat se-Kabupaten Kepulauan Meranti, stakeholder terkait dan undangan lainnya.
Hal itu disampaikan Asisten Administrasi Umum dan Kepegawaian Setdakab Kepulauan Meranti, Sudandri Jauzah, saat menghadiri sekaligus membuka kegiatan itu.
Sudandri dalam sambutannya menyebut, BRGM merupakan mitra strategis dalam upaya merehabilitasi mangrove yang ada di Kepulauan Meranti.
"Kegiatan ini merupakan bagian upaya bersama untuk membangun komitmen dan kolaborasi dalam pelestarian lingkungan, khususnya percepatan rehabilitasi mangrove," ujarnya.
Dia menilai, upaya rehabilitasi mangrove penting dilakukan terutama dalam mengembalikan fungsi hutan mangrove yang mengalami degradasi, kepada kondisi yang dianggap baik dan mampu mengemban fungsi ekologis dan ekonomis.
"Untuk itu, kami berharap semua pihak, mitra pembangunan dan segenap potensi untuk memberikan dukungan bagi kemajuan daerah dan masyarakat Kabupaten Kepulauan Meranti," sebut Sudandri.
Terakhir, Asisten III Setdakab Meranti itu mengajak untuk bersinergi, saling bahu membahu, menjaga kelestarian hutan mangrove demi menyukseskan program pemulihan ekonomi nasional.
Sebelumnya, Kepala Kelompok Kerja Edukasi dan Sosialisasi BRGM, Suwignya Utama, menjelaskan masyarakat merupakan tonggak utama kunci keberhasilan dalam upaya percepatan rehabilitasi mangrove yang dilakukan oleh BRGM.
"Masyarakat menjadi pelaku utama dalam keberhasilan dengan mekanisme swakelola. Hal ini bertujuan agar meningkatkan kesadaran dan pemahaman dalam menjaga serta melestarikan ekosistem mangrove di kalangan masyarakat," katanya.
Program rehabilitasi itu dihadiri Inspektur Jenderal Wilayah I Kementerian LHK, M. Arif Priana, PPIU Manager M4CR M. Arif Fakrurozi, dan perwakilan Kadis LHK Provinsi Riau, Helvi.
Turut hadir unsur Forkopimda Kepulauan Meranti, OPD terkait, camat se-Kabupaten Kepulauan Meranti, stakeholder terkait dan undangan lainnya.
Baca Juga:
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Meranti Dapat Alokasi 200 Rumah BSPS dari Kementerian PKP dan BNPP
Penerima Beasiswa ADIK Tetap Berdasarkan Wilayah Khusus
Dampak Penutupan Panglong di Meranti, Bupati Asmar Minta Solusi Pusat
Buka Festival Telaga Air Merah, Bupati Asmar Apresiasi Kolaborasi Desa dan Perusahaan Bangun Wisata
Pelantikan PMII Meranti, Momentum Perkuat Peran Mahasiswa
Genjot Promosi Digital, Meranti Bidik Status KSPN dan Wisata Mendunia
Komentar