Kamis, 23 April 2026 WIB
Kamis, 23 April 2026 WIB

Meranti Targetkan Angka Stunting Turun Menjadi 14 Persen di Tahun 2024

Redaksi - Senin, 04 Maret 2024 14:49 WIB
Meranti Targetkan Angka Stunting Turun Menjadi 14 Persen di Tahun 2024
MERANTI - Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti menargetkan angka stunting turun menjadi 14% di tahun 2024 ini.

Hal itu disampaikan Pelaksana tugas (Plt) Bupati Kepulauan Meranti AKBP (Purn) H. Asmar saat membuka virtual Gebyar Audit Kasus Stunting (AKS) dan Pelayanan KB serentak seluruh kabupaten/kota se-Provinsi Riau, di Puskesmas Pembantu (Pustu) Kecamatan Pulau Merbau, Senin (4/3/2024).

Menurutnya target tersebut sesuai dengan target nasional dan target Provinsi Riau. Diketahui sesuai Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) angka sunting di Kepulauan Meranti berhasil ditekan, sejak tahun 2021 hingga tahun 2023 turun menjadi 16%.

"Namun jangan sampai lengah karena target tahun 2024 kita menargetkan turun menjadi 14%. Untuk itu, stakeholder tetap jalankan perannya masing-masing," kata Asmar.

Dijelaskannya, kegiatan tersebut merupakan ikhtiar pemerintah dalam melakukan penanganan stunting, dan membangun keluarga sehat.

"Untuk mewujudkan Kabupaten Kepulauan Meranti sehat, cerdas, unggul, berdaya saing, dan berkualitas," ujarnya.

Asmar juga kembali mengingatkan, percepatan penurunan stunting merupakan program prioritas nasional dalam upaya mewujudkan Indonesia emas tahun 2045. Hal itu sejalan dengan Peraturan Presiden (Perpres) nomor 72 tahun 2021, tentang percepatan penurunan stunting dan peraturan Kepala BKKBN nomor 12 tahun 2021 tentang Rencana Aksi Nasional Pasti (RAN- Pasti).

"AKS merupakan identifikasi risiko dan penyebab risiko pada kelompok sasaran berbasis surveillance rutin atau sumber data lainnya, dilaksanakan oleh kabupaten/kota dua kali dalam satu tahun," terang Asmar.

Sebelumnya, Kepala Dinas Sosial P3AP2KB Kepulauan Meranti Kamisah menyampaikan, sasaran AKS yang dilakukan meliputi 7 desa di wilayah kerja Puskesmas Kecamatan Pulau Merbau. Adapun rinciannya, calon pengantin sebanyak 7 orang, ibu hamil 17 orang, ibu pascasalin 8 orang, dan Baduta sebanyak 29 anak, serta pelayanan KB sebanyak 59 orang.

Untuk diketahui pada kesempatan itu, Plt Bupati H. Asmar bersama Forkopimda Kepulauan Meranti turut menyerahkan makanan tambahan bagi Baduta dan Balita stunting di Kecamatan Pulau Merbau.

Turut hadir mengikuti virtual, Kapolres Kepulauan Meranti AKBP Kurnia Setyawan, Danposal Selatpanjang Kapten Laut P Amrizal, perwakilan Danramil 02 Tebingtinggi, dan Kadis Kominfotik Febriyadi, TPPS kabupaten dan kecamatan, Kabag Prokopim Alfian, Camat Pulau Merbau Indat, dan kepala desa se-Kecamatan Pulau Merbau, TP PKK, serta undangan lainnya.

Baca Juga:
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Muzamil Ingatkan Musrenbang Bukan Formalitas, Tapi Arah Masa Depan Daerah

Muzamil Ingatkan Musrenbang Bukan Formalitas, Tapi Arah Masa Depan Daerah

Pemkab Meranti Kunjungi Pemko Pekanbaru, Kolaborasi Tata Kelola Pemerintahan dan Infrastruktur

Pemkab Meranti Kunjungi Pemko Pekanbaru, Kolaborasi Tata Kelola Pemerintahan dan Infrastruktur

Wisuda STKIP Meranti, Sekda Sudandri: Lulusan Harus Jadi Agen Perubahan di Dunia Pendidikan

Wisuda STKIP Meranti, Sekda Sudandri: Lulusan Harus Jadi Agen Perubahan di Dunia Pendidikan

Pemkab Meranti Gandeng Universitas Awal Bros, Perkuat SDM dan Layanan Kesehatan di Wilayah 3T

Pemkab Meranti Gandeng Universitas Awal Bros, Perkuat SDM dan Layanan Kesehatan di Wilayah 3T

Dorong Peningkatan SDM, Bupati Meranti Buka Sosialisasi Pascasarjana UMRAH

Dorong Peningkatan SDM, Bupati Meranti Buka Sosialisasi Pascasarjana UMRAH

Dorong Urgensi Penegasan Batas Wilayah, Pemkab Meranti Agendakan Pembahasan ke DPR RI

Dorong Urgensi Penegasan Batas Wilayah, Pemkab Meranti Agendakan Pembahasan ke DPR RI

Komentar
Berita Terbaru