Rabu, 22 April 2026 WIB
Rabu, 22 April 2026 WIB

Terungkap, Kanwil Kemenkumham Riau Akui Kerusuhan Rutan Sialang Bungkuk Dipicu Pungli

- Sabtu, 06 Mei 2017 03:48 WIB
Terungkap, Kanwil Kemenkumham Riau Akui Kerusuhan Rutan Sialang Bungkuk Dipicu Pungli
PEKANBARU - Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum Dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) Wilayah Riau, Ferdinand Siagian menjelaskan, banyak tuntutan yang disampaikan pihak tahanan dan napi.
 
Hal yang paling dituntut tahanan dan napi di Rutan Sialang Sibungkuk adalah masalah pungutan liar (pungli).
 
"Tadi saat saya ke dalam rutan, mereka meminta penghapusan pungli yang dilakukan oknum rutan," ucap Ferdinand, Jumat (5/5/2017) malam.
 
Permasalahan makanan dan minuman turut menjadi tuntutan para tahanan dan napi. Di mana, kabarnya para tahanan harus membayar untuk makanan dan minuman. Selain itu, mereka juga meminta tidak ada pembatasan air.
 
"Banyak tuntutan mereka, ada masalah makanan, minuman, air, pungli. Apakah mereka yang ucapkan itu benarkan, saya selidikinya," tukasnya.(okz/one)
 

Baca Juga:
SHARE:
Berita Terkait
TMMD ke-128 Resmi Dimulai, Sinergi TNI dan Pemkab Bengkalis Percepat Pembangunan Desa

TMMD ke-128 Resmi Dimulai, Sinergi TNI dan Pemkab Bengkalis Percepat Pembangunan Desa

Komsos Babinsa di Rangsang, Warga Dihimbau Aktif Gotong Royong dan Cegah Karhutla

Komsos Babinsa di Rangsang, Warga Dihimbau Aktif Gotong Royong dan Cegah Karhutla

Patroli Karhutla di Desa Lemang Berjalan Aman, Babinsa Imbau Warga Tak Bakar Lahan

Patroli Karhutla di Desa Lemang Berjalan Aman, Babinsa Imbau Warga Tak Bakar Lahan

Operasi Antik 2026, Polres Meranti Intensifkan Razia THM untuk Cegah Narkoba

Operasi Antik 2026, Polres Meranti Intensifkan Razia THM untuk Cegah Narkoba

Muzamil Ingatkan Musrenbang Bukan Formalitas, Tapi Arah Masa Depan Daerah

Muzamil Ingatkan Musrenbang Bukan Formalitas, Tapi Arah Masa Depan Daerah

Komsos Babinsa di Banglas, Warga Diimbau Aktif Jaga Lingkungan

Komsos Babinsa di Banglas, Warga Diimbau Aktif Jaga Lingkungan

Komentar
Berita Terbaru