Massa Tuntut Kepala dan Kasi Intel Kejari Rohul Dicopot
PASIRPANGARAIAN - Sejumlah mahasiwa yang menyebut dirinya Aliansi Mahasiswa Rokan Hulu (Rohul) berunjuk rasa di depan Kantor Kejaksaan Negeri (Kejari) Rohul, Pasirpangarian, Jumat (19/5) pagi. Aksi ini buntut dari dugaan penganiayaan terhadap dua mahasiswa, Muhammad Sukri dan Rio Andri, di kantor itu pada Selasa (16/5) lalu.
Massa menuntut dua petinggi di kantor itu dicopot. Keduanya adalah Freddy Daniel Simanjuntak dan Agus Kurniawan. Freddy merupakan Kepala Kejari Rohul dan Agus adalah Kepala Seksi Intel Kejari Rohul. "Mahasiswa saja mereka aniaya, apalagi masyarakat," teriak Abu Bakar, Ketua Himpunan Mahasiswa Rohul (Himarohu) Riau dalam orasinya.
Selain itu, massa juga meminta hakim di Pengadilan Negeri (PN) Pasirpangaraian agar bersikap netral ketika mengadili kasus ini nantinya. Lalu, meminta Kapolres Rohul, AKBP Yusup Rahmanto, mengusut kasus ini hingga tuntas tanpa intervensi dari pihak mana pun.
Aksi ini bermula di Taman Kota Pasirpangawaian. Lalu, massa bergerak ke kantor Kejari Rohul. Aksi ini dikawal puluhan polisi dan personel Satpol PP. "Kami sedih melihat kejaksaan. Kami dijebloskan ke penjara seperti pencuri," kata Rio Andri yang ikut dalam aksi itu.(olc)
Baca Juga:
SHARE:
Berita Terkait
TMMD ke-128 Resmi Dimulai, Sinergi TNI dan Pemkab Bengkalis Percepat Pembangunan Desa
Komsos Babinsa di Rangsang, Warga Dihimbau Aktif Gotong Royong dan Cegah Karhutla
Patroli Karhutla di Desa Lemang Berjalan Aman, Babinsa Imbau Warga Tak Bakar Lahan
Operasi Antik 2026, Polres Meranti Intensifkan Razia THM untuk Cegah Narkoba
Muzamil Ingatkan Musrenbang Bukan Formalitas, Tapi Arah Masa Depan Daerah
Komsos Babinsa di Banglas, Warga Diimbau Aktif Jaga Lingkungan
Komentar