Kapolres: Tuan Polri Adalah Masyarakat
Pauzi - Minggu, 19 Januari 2014 17:12 WIB
BENGKALIS, PESISIRONE.com - Setiap anggota Polri berkewajiban mengenal dan bersilaturrahmi dengan masyarakat, karena tuan dari Polri itu adalah masyarakat. Tugas Polri melayani, tentu harus bisa mengenal siapa yang dilayaninya.
Pesan itu disampaikan Kapolres Bengkalis, AKBP Andry Wibowo pada acara pelepasan tradisi pemberaten 17 bintara muda di Desa Bantan Tua, Kecamatan Bantan, Minggu (19/1). Acara pelepasan dihadiri Sekcam Batan, Kepala Desa Bantan Tua, tokoh masyarakat dan santri Pondok Pesantren Bantan.
Pembaretan merupakan sebuah tradisi bagi setiap anggota Polri baru, sekaligus sebagai lambang telah resminya bergabung menjadi keluarga besar Polri.
Dipaparkan Kapolres, pendidikan selam 7 bulan yang didapat para bintara muda ini belumlah cukup. Harus ada pembekalan lanjutan, seperti kegiatan observasi lapangan. Selain itu Kapolres juga sudah menyiapkan program pembinaan khusus, yaitu pesantren kilat untuk bintara yang muslim dua kali seminggu bekerjasama dengan Pondok Pesantren Bantan dan bagi yang Nasrani akan bekerjasama dengan gereja.
?Adek-adek ini kalau diibaratkan pulpen, masih bersih dan suci. Belum pernah dipakai tintanya untuk membuat catatan-catatan. Agar catatan yang dibuat nanti bagus dan bermanfaat bagi masyarakat, bangsa dan negera, maka harus dibekali secara khusus akan nilai-nilai agama,? ujar Kapolres.
Ditambahkan Kapolres, kegiatan jalan kaki sepanjang 10 kilometer ini juga mengajarkan para bintara melatih fisik untuk melakukan patroli jalan kaki. Dari patroli jalan kaki ini diharapkan para bintara bisa mengenal bagaimana kondisi wilayah tempatnya bertugas dan tahu karakteristik masyarakat setempat.
Kapolres didampingi sejumlah kepala satuan dan perwira ikut berjalan kaki sepanjang 10 kilometer dengan para bintara muda menyisiri jalan poros Bengkalis-Bantan. Star dimulai dari masjid baru Bantan dan berakhir di Mapolres, dilanjutkan dengan acara apel penutupan dan pemasangan baret yang dipimpin oleh Waka Polres, I Ketut GKR.
Setelah pemasangan baret secara simbolis, dilanjutkan dengan penyiraman air bunga oleh Waka Polres diikuti para kepala satuan dan perwira di lingkungan Polres Bengkalis.
Sumber: bengkalisone.com
Pesan itu disampaikan Kapolres Bengkalis, AKBP Andry Wibowo pada acara pelepasan tradisi pemberaten 17 bintara muda di Desa Bantan Tua, Kecamatan Bantan, Minggu (19/1). Acara pelepasan dihadiri Sekcam Batan, Kepala Desa Bantan Tua, tokoh masyarakat dan santri Pondok Pesantren Bantan.
Pembaretan merupakan sebuah tradisi bagi setiap anggota Polri baru, sekaligus sebagai lambang telah resminya bergabung menjadi keluarga besar Polri.
Dipaparkan Kapolres, pendidikan selam 7 bulan yang didapat para bintara muda ini belumlah cukup. Harus ada pembekalan lanjutan, seperti kegiatan observasi lapangan. Selain itu Kapolres juga sudah menyiapkan program pembinaan khusus, yaitu pesantren kilat untuk bintara yang muslim dua kali seminggu bekerjasama dengan Pondok Pesantren Bantan dan bagi yang Nasrani akan bekerjasama dengan gereja.
?Adek-adek ini kalau diibaratkan pulpen, masih bersih dan suci. Belum pernah dipakai tintanya untuk membuat catatan-catatan. Agar catatan yang dibuat nanti bagus dan bermanfaat bagi masyarakat, bangsa dan negera, maka harus dibekali secara khusus akan nilai-nilai agama,? ujar Kapolres.
Ditambahkan Kapolres, kegiatan jalan kaki sepanjang 10 kilometer ini juga mengajarkan para bintara melatih fisik untuk melakukan patroli jalan kaki. Dari patroli jalan kaki ini diharapkan para bintara bisa mengenal bagaimana kondisi wilayah tempatnya bertugas dan tahu karakteristik masyarakat setempat.
Kapolres didampingi sejumlah kepala satuan dan perwira ikut berjalan kaki sepanjang 10 kilometer dengan para bintara muda menyisiri jalan poros Bengkalis-Bantan. Star dimulai dari masjid baru Bantan dan berakhir di Mapolres, dilanjutkan dengan acara apel penutupan dan pemasangan baret yang dipimpin oleh Waka Polres, I Ketut GKR.
Setelah pemasangan baret secara simbolis, dilanjutkan dengan penyiraman air bunga oleh Waka Polres diikuti para kepala satuan dan perwira di lingkungan Polres Bengkalis.
Sumber: bengkalisone.com
Baca Juga:
SHARE:
Berita Terkait
Buka Diklat Capaska Meranti 2026, Asmar : Emban Amanah Penuh Tanggungjawab
Melalui Komsos, Babinsa Ajak Warga Selatpanjang Kota Jaga Lingkungan Tetap Kondusif
Babinsa Koramil 02/Tebing Tinggi Intensifkan Patroli Karhutla di Desa Bina Maju
Pemusatan Diklat 30 Capaska Meranti 2026 Dimulai, 2 Diberangkatkan ke Provinsi
Meranti Raih 3 Prestasi pada Ajang Adujak GenRe Riau 2026
Dari Lawatan Adat dan Budaya Sidang Negeri Melaka, Terbuka Peluang Kolaborasi Berbagai Bidang
Komentar