Minggu, 25 Oktober 2026 WIB
Minggu, 25 Oktober 2026 WIB

KPK Minta Boediono dan Sri Mulyani Jujur

- Kamis, 01 Mei 2014 03:03 WIB
KPK Minta Boediono dan Sri Mulyani Jujur

JAKARTA, PESISIRONE.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) meminta Boediono dan Sri Mulyani memberikan keterangan jujur soal pemberian Fasilitas Pendanaan Jangka Pendek (FPJP) Bank Century.

Baca Juga:


Juru bicara KPK, Johan Budi, mengatakan Sri Mulyani akan dihadirkan di sidang kasus Century di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi, Jakarta, pada 2 Mei 2014. Sedangkan Boediono akan dihadirkan pada 9 Mei.


"Kita berharap Boediono bisa menyampaikan informasi yang sejujur-jujurnya, seluas-luasnya, selengkap-lengkapnya apa yang terjadi ketika itu dalam peristiwa bailout Century," kata Johan Budi, di Gedung KPK, Rabu (30/4/2014).


KPK juga berharap Sri Mulyani menceritakan sejauh mana peranannya saat itu sehingga bisa menghasilkan keputusan bahwa Century sebagai bank gagal dan bisa berdampak sistemik.


"Informasi mereka diharapkan bisa membuat KPK menangani Century secara tuntas, sejauh mana perannya terkait FPJP Bank Century sehingga kasus ini bisa terurai dengan jelas," ucapnya.


Boediono disebut bersama-sama dengan terdakwa Budi Mulya diduga melakukan penyalahgunaan wewenang atau perbuatan melawan hukum terkait pemberian FPJP kepada Bank Century oleh Bank Indonesia pada 2008.

Boediono yang ketika itu menjabat sebagai Gubernur Bank Indonesia disebut mengikuti beberapa kali Rapat Dewan Gubernur (RDG). Pada rapat-rapat tersebut diketahui Boediono menyetujui pemberian FPJP kepada Bank Century.

Sedangkan Sri Mulyani, kala itu adalah Menteri Keuangan sekaligus Ketua Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK).

Budi Mulya didakwa memperkaya diri sendiri sebesar Rp1 miliar dari Robert Tantular. Ia juga didakwa memperkaya pemegang saham Bank Century, Hesham Talaat Mohamed Besheer Alwarraq dan Rafat Ali Rizvi, sebesar Rp3,115 miliar. Perbuatan Budi juga dinilai telah memperkaya PT Bank Century sebesar Rp1,581 miliar dan Robert Tantular sebesar Rp2,753 miliar.(okz/pog)


SHARE:
Berita Terkait
Ops Patuh Lancang Kuning Segera Digelar, Masyarakat Harus Patuhi Aturan Berkendara

Ops Patuh Lancang Kuning Segera Digelar, Masyarakat Harus Patuhi Aturan Berkendara

Jumat Berkah Polres Meranti Sasar Komunitas Becak, Kapolres: Polisi Harus Dekat dan Bermanfaat Bagi Masyarakat

Jumat Berkah Polres Meranti Sasar Komunitas Becak, Kapolres: Polisi Harus Dekat dan Bermanfaat Bagi Masyarakat

Bongkar Jaringan Narkoba Internasional, Polres Kepulauan Meranti Sita 9,3 Sabu

Bongkar Jaringan Narkoba Internasional, Polres Kepulauan Meranti Sita 9,3 Sabu

HUT Humas Polri ke-75, Puluhan Polisi dan Wartawan di Meranti Gelar Aksi Donor Darah

HUT Humas Polri ke-75, Puluhan Polisi dan Wartawan di Meranti Gelar Aksi Donor Darah

Puluhan Warga Jalan Ibrahim Selatpanjang Antusias Ikut Sosialisasi Perlinsos Polres Kepulauan Meranti

Puluhan Warga Jalan Ibrahim Selatpanjang Antusias Ikut Sosialisasi Perlinsos Polres Kepulauan Meranti

Kejari Bersama Pemkab dan PWI Kepulauan Meranti Bersinergi Perkuat Tata Kelola Dana Desa

Kejari Bersama Pemkab dan PWI Kepulauan Meranti Bersinergi Perkuat Tata Kelola Dana Desa

Komentar
Berita Terbaru