Dugaan Korupsi Bioethanol, Kejaksaan Bengkalis Dalami Hasil Audit BPK
BENGKALIS -Penyidikan Kasus dugaan tindak pidana korupsi (Tipikor) proyek penelitian Bioethanol pada Badan Penelitian dan Pengembangan Daerah (Balitbangda) Kabupaten Bengkalis 2013 silam masih terus berlanjut.
Hasil audit BPK terkait kerugian negara sudah keluar sejak sepekan lalu. Kini, penyidik Kejaksaan Bengkalis mendalami hasil audit tersebut.
Kepala Kejaksaan Negeri Bengkalis Rahman Dwi Saputra menegaskan kasus tipikor bioethanol masih berlanjut penyidikannya.
"Bioethanol masih dalam penyidikan, baru keluar sekitar seminggu yang lalu hasil dari BPK, "katanya, Sabtu (22/7/2017).
Menurut Rahman, hasil audit dari BPK sedang didalami. Sebab, kerugian negara simpang siur antar audit BPK dengan yang diajukan Kejaksaan.
"Hasil audit masih kita dalami,"tutupnya. (Gus)
Hasil audit BPK terkait kerugian negara sudah keluar sejak sepekan lalu. Kini, penyidik Kejaksaan Bengkalis mendalami hasil audit tersebut.
Kepala Kejaksaan Negeri Bengkalis Rahman Dwi Saputra menegaskan kasus tipikor bioethanol masih berlanjut penyidikannya.
"Bioethanol masih dalam penyidikan, baru keluar sekitar seminggu yang lalu hasil dari BPK, "katanya, Sabtu (22/7/2017).
Menurut Rahman, hasil audit dari BPK sedang didalami. Sebab, kerugian negara simpang siur antar audit BPK dengan yang diajukan Kejaksaan.
"Hasil audit masih kita dalami,"tutupnya. (Gus)
Baca Juga:
SHARE:
Berita Terkait
TMMD ke-128 Resmi Dimulai, Sinergi TNI dan Pemkab Bengkalis Percepat Pembangunan Desa
Komsos Babinsa di Rangsang, Warga Dihimbau Aktif Gotong Royong dan Cegah Karhutla
Patroli Karhutla di Desa Lemang Berjalan Aman, Babinsa Imbau Warga Tak Bakar Lahan
Operasi Antik 2026, Polres Meranti Intensifkan Razia THM untuk Cegah Narkoba
Muzamil Ingatkan Musrenbang Bukan Formalitas, Tapi Arah Masa Depan Daerah
Komsos Babinsa di Banglas, Warga Diimbau Aktif Jaga Lingkungan
Komentar