Diduga Tersandung Kasus Korupsi APBDes 2015, Oknum Mantan Kades di Meranti Ditangkap Polisi
SELATPANJANG - Mantan Kepala Desa (Kades) Tanjung Medang, Agus, yang dikabarkan sempat menghilang setelah diduga tersandung kasus korupsi APBDes Tanjung Medang tahun 2015, kini telah diamankan pihak Sat Reskrim Polres Kepulauan Meranti.
Terduga pelaku korupsi APBDes Tanjung Medang Tahun 2015, Kecamatan Rangsang, Kabupaten Kepulauan Meranti, Riau ini, diamankan pihak kepolisian saat berada di Kecamatan Bantan, Kabupaten Bengkalis, Riau, Kamis (20/7/2017) sekitar pukul 21:00 WIB.
Kapolres Kepulauan Meranti AKBP Barlianysah SIk, melalui Kasat Reskrim AKP Rusyandi Zuhri Siregar SSos, kepada wartawan, Jumat (21/7/2017) siang membenarkan adanya penangkapan tersebut.
"Ya oknum mantan kades disalahsatu desa di Kabupaten Kepulauan Meranti yang diduga terlibat kasus kurupsi APBDes telah kita amankan," ujarnya.
Dijelaskan Rusyandi pula, penangkapan yang dilakukan terhadap oknum mantan kades tersebut merupakan kerjasama antara Pihak Kepolisian Polres Kepulauan Meranti dengan Kepolisian Polres Bengkalis.
"Terduga pelaku saat ini sudah berada di Mapolres Kepulauan Meranti untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut," ungkapnya.
Untuk diketahui, diduga Mantan Kepala Desa Tanjung Medang, Agus melakukan korupsi Dana APBDes Tanjung Medang tahun 2015, Kecamatan Rangsang Kabupaten Kepulauan Meranti, Riau.
Yang mana, Pada tahun 2015 lalu, Desa Tanjung Medang mendapat kuncuran Dana dari APBN, APBD Provinsi dan APBD Kabupaten serta Bantuan Perusahan dengan total sebesar Rp2.047.426.000.
Jumlah tersebut mencangkup Dana Desa Rp298.736.000 (APBN), ADD Rp431.700.000 (APBD Kabupaten), Bantuan dari Provinsi Riau Rp500.000.000 (APBD Provinsi), Program Meranti Mandiri (PMM) Rp759.995.000 dan Bantuan PT SRL Rp 56.995.000.(rls/nur)
Baca Juga:
Pemkab Berharap DPD RI Perjuangkan Dukungan Pusat untuk Kepulauan Meranti
Pemkab Sediakan 50 Hektar Lahan dan Akses Jalan, Meranti Bakal Punya YONTP
Operasi Patuh Lancang Kuning 2026, Kapolres Meranti : Keselamatan Berlalulintas Jadi Prioritas
Jika Tidak Mau Ditilang Saat Ops Patuh Lancang Kuning 2026, Perhatikan 8 Sasaran Prioritas Ini
Upacara Hari Santri 2026, Bupati Asmar : Kuasai Ilmu dan Jaga Akhlak