4 Jaksa Akan Tuntut Pelaku Mutilasi Hukuman Mati
BENGKALIS -Kejaksaan Negeri Bengkalis menunjuk 4 Jaksa Penuntut Umum (JPU) dalam kasus pembunuhan berencana diserta mutilasi terhadap Bayu Santoso di Desa Tanjung Medang, Rupat Utara, Bengkalis.
Adapun JPU pada kasus yang sempat menghebohkan Kabupaten Bengkalis ini diantaranya Robi Harianto Kasi Pidum, Handoko, Andi dan Rheza.
Kajari Bengkalis Rahman Dwi Saputra melalui Kasi Pidum Robi Harianto mengatakan, berkas ketiga pelaku dinyatakan lengkap P21. Dalam waktu dekat, Pidum akan melimpahkan perkara tersebut ke Pengadilan.
"Berkas dinyatakan lengkap P21, sehingga kita minta tersangka dan barang bukti diserahkan ke kita kan, dalam waktu dekat kita limpahkan ke pengadilan,"kata Robi, Rabu (26/7/2017).
Pelaku masing-masing Herianto, Ali Akbar dan Andrean alias Gondrong dititipkan kejaksaan ke Lapas Kelas II Bengkalis.
"Kita kenakan Pasal 340 junto 55 atau 338 junto 55 hukuman bisa seumur, mati dan 20 tahun penjara,"ungkap Robi lagi.
Menurut Kasi Pidum, 1 dari 3 tersangka bernama Andrean alias Gondrong masih berbelit-belit memberikan keterangan.
"Kalau Herianto, pelaku yang mutilasi sangat koperatif dan membantu, "pungkasnya. (Gus)
Adapun JPU pada kasus yang sempat menghebohkan Kabupaten Bengkalis ini diantaranya Robi Harianto Kasi Pidum, Handoko, Andi dan Rheza.
Kajari Bengkalis Rahman Dwi Saputra melalui Kasi Pidum Robi Harianto mengatakan, berkas ketiga pelaku dinyatakan lengkap P21. Dalam waktu dekat, Pidum akan melimpahkan perkara tersebut ke Pengadilan.
"Berkas dinyatakan lengkap P21, sehingga kita minta tersangka dan barang bukti diserahkan ke kita kan, dalam waktu dekat kita limpahkan ke pengadilan,"kata Robi, Rabu (26/7/2017).
Pelaku masing-masing Herianto, Ali Akbar dan Andrean alias Gondrong dititipkan kejaksaan ke Lapas Kelas II Bengkalis.
"Kita kenakan Pasal 340 junto 55 atau 338 junto 55 hukuman bisa seumur, mati dan 20 tahun penjara,"ungkap Robi lagi.
Menurut Kasi Pidum, 1 dari 3 tersangka bernama Andrean alias Gondrong masih berbelit-belit memberikan keterangan.
"Kalau Herianto, pelaku yang mutilasi sangat koperatif dan membantu, "pungkasnya. (Gus)
Baca Juga:
SHARE:
Berita Terkait
Pemkab Berharap DPD RI Perjuangkan Dukungan Pusat untuk Kepulauan Meranti
Pemkab Sediakan 50 Hektar Lahan dan Akses Jalan, Meranti Bakal Punya YONTP
Operasi Patuh Lancang Kuning 2026, Kapolres Meranti : Keselamatan Berlalulintas Jadi Prioritas
Jika Tidak Mau Ditilang Saat Ops Patuh Lancang Kuning 2026, Perhatikan 8 Sasaran Prioritas Ini
Upacara Hari Santri 2026, Bupati Asmar : Kuasai Ilmu dan Jaga Akhlak
Polsek Tebingtinggi Tangkap Terduga Pelaku Pembobol Rumah di Banglas
Komentar