Selasa, 04 Agustus 2026 WIB
Selasa, 04 Agustus 2026 WIB

Tahun Ini Indonesia Sayur dan Buah Rp 23,8 Truliun

Pauzi - Senin, 20 Januari 2014 12:23 WIB
Tahun Ini Indonesia Sayur dan Buah Rp 23,8 Truliun
JAKARTA, PesisirOne.com — Urusan sayur saja Indonesia ternyata harus impor. Dewan Hortikultura Indonesia memperkirakan tahun ini nilai impor sayuran dan buah mencapai USD 2 miliar atau setara Rp 23,8 triliun dari 2013 sebesar USD 1,7 miliar atau Rp 20,2 triliun.

Ketua Dewan Hortikultura Indonesia Benny Kusbini, mengatakan, impor terjadi karena tak ada peningakatan produksi sementara di beberapada daerah banjir .

"Impor pasti naik dan saya tidak melihat bagaimana bisa turun," katanya, Senin (20/1).

Dia menilai, sistem pertanian di Indonesia masih sangat kurang. Terbukti pada musim banjir ini, pasokan sayuran dan buah nasional terancam berkurang.

Padahal, tegas Benny, masa banjir menjadi masa kritis masyarakat untuk memenuhi kebutuhan pangan mereka.

Kondisi ini diperparah beberapa hal misal pendukung pertanian seperti pasokan pupuk, infrastruktur tak mampu menopang atau memberikan kekuatan bagi petani menyediakan pangan yang cukup.

Sumber: Aktual.co

Baca Juga:
SHARE:
Berita Terkait
Buka Diklat Capaska Meranti 2026, Asmar : Emban Amanah Penuh Tanggungjawab

Buka Diklat Capaska Meranti 2026, Asmar : Emban Amanah Penuh Tanggungjawab

Melalui Komsos, Babinsa Ajak Warga Selatpanjang Kota Jaga Lingkungan Tetap Kondusif

Melalui Komsos, Babinsa Ajak Warga Selatpanjang Kota Jaga Lingkungan Tetap Kondusif

Babinsa Koramil 02/Tebing Tinggi Intensifkan Patroli Karhutla di Desa Bina Maju

Babinsa Koramil 02/Tebing Tinggi Intensifkan Patroli Karhutla di Desa Bina Maju

Pemusatan Diklat 30 Capaska Meranti 2026 Dimulai, 2 Diberangkatkan ke Provinsi

Pemusatan Diklat 30 Capaska Meranti 2026 Dimulai, 2 Diberangkatkan ke Provinsi

Meranti Raih 3 Prestasi pada Ajang Adujak GenRe Riau 2026

Meranti Raih 3 Prestasi pada Ajang Adujak GenRe Riau 2026

Dari Lawatan Adat dan Budaya Sidang Negeri Melaka, Terbuka Peluang Kolaborasi Berbagai Bidang

Dari Lawatan Adat dan Budaya Sidang Negeri Melaka, Terbuka Peluang Kolaborasi Berbagai Bidang

Komentar
Berita Terbaru