Petani Desa Penyagun Keluhkan Masalah Pupuk
MERANTI (POG) - Pasokan pupuk mahal serta harga tinggi membuat Kelompok Tani (Poktan) Sungai Piring, Desa Penyagun, Kecamatan Rangsang, Kabupaten Kepulauan Meranti, mengeluhkan sulitnya mendapatkan pupuk.
Baca Juga:
Kelompok Tani Sungai Piring, Mukhtar, kepada Kepala Dinas Pertanian, Peternakan dan Tanaman Pangan (DPPTP) Kabupaten Kepulauan Meranti, Yulian Norwis SE MM, saat kegiatan Panen Raya di Sungai Piring Desa Penyagun.
"Para petani di Desa kami, khususnya yang tergabung dalam Kelompok Tani Sungai Piring, masih sangat sulit untuk mendapatkan suplai pupuk untuk kegiatan bercocok tanam. Kalaupun ada, harga pupuk itu sangat mahal, sehingga tidak terjangkau untuk dibeli oleh para petani," ungkapnya.
"Parit harus lebih dalam dari ladang dan sawah, karena setiap tahun sawah dan ladang kami terendam air, sehingga berpengaruh kepada kualitas dan kuantitas hasil panen," ujarnya.
Kepala DPPTP Kabupaten Kepulauan Meranti, Yulian Norwis, mengatakan untuk menyelesaikan infrastruktur persawahan itulah makanya mereka turun dalam kegiatan panen raya itu bersama unsur instansi lainnya dari Dinas PU dan Bappeda Kepulauan Meranti ke Desa Penyagun.
"Kalau menyangkut lahan tadi, tolong didata dulu, yang mana lahan kita. Di sini saya juga berharap lahan itu bisa jadi milik petani," ungkap Yulian Norwis. (red/pog)
Buka Diklat Capaska Meranti 2026, Asmar : Emban Amanah Penuh Tanggungjawab
Melalui Komsos, Babinsa Ajak Warga Selatpanjang Kota Jaga Lingkungan Tetap Kondusif
Babinsa Koramil 02/Tebing Tinggi Intensifkan Patroli Karhutla di Desa Bina Maju
Pemusatan Diklat 30 Capaska Meranti 2026 Dimulai, 2 Diberangkatkan ke Provinsi
Meranti Raih 3 Prestasi pada Ajang Adujak GenRe Riau 2026