Desa Penyagun Pilot Project Tanaman Padi Organik
MERANTI (POG) - Desa Penyagun, Kecamatan Rangsang tahun 2014 akan menjadi pilot project dalam realisasi tanaman padi organik. Dinas Pertanian, Peternakan dan Ketahanan Pangan (DPPKP) berjanji akan merealisasikan seluas 100 hektar padi organik nantinya disana.
Baca Juga:
Demikian disampaikan Kepala DPPKP, Yulian Norwis SE MM, kepada sejumlah awak media, baru-baru ini saat panen raya di Desa Penyagun. "Jika kelompok tani menyediakan lahannya, kita siap merealisasikannya. Karena nantinya padi organik ini akan menjadi pilot projek untuk panen padi sebanyak 3 kali setahun," ungkap Yulian Norwis.
Disebutkannya dalam pelaksanaan program padi oragnik tersebut sudah include dengan sejumlah program lainnya, seperti pupuk, bibit unggul dan pengairan di lahan pertanian. Makanya ditargetkan nantinya bisa menambah hasil beras di sana.
"Jika sudah direalisasikan padi oragnik ini kita targetkan penyagun bisa menghasilkan beras diatas 5 ton. Dan tentu saja membuat daerah lebih bisa mandiri dalam memenuhi kebutuhan beras daerah," terangnya.
Lebih jauh Yulian menginginkan petani dalam menginventarisir lahan yang dijadikan lahan pertanian padi tersebut. Sehingga nantinya bisa diusulkan untuk disertifikatkan melalui program nasional (Prona).
"Untuk menjamin petani, makanya kita akan coba usulkan ke BPN untuk mensertifikat pronakan lahan pertanian masyarakat ini. Dengan demikian nantinya para petani bisa lebih fokus untuk bertani dan tidak khawatir lagi dengan persoalan lahan," katanya. (red/pog)
Buka Diklat Capaska Meranti 2026, Asmar : Emban Amanah Penuh Tanggungjawab
Melalui Komsos, Babinsa Ajak Warga Selatpanjang Kota Jaga Lingkungan Tetap Kondusif
Babinsa Koramil 02/Tebing Tinggi Intensifkan Patroli Karhutla di Desa Bina Maju
Pemusatan Diklat 30 Capaska Meranti 2026 Dimulai, 2 Diberangkatkan ke Provinsi
Meranti Raih 3 Prestasi pada Ajang Adujak GenRe Riau 2026