Desa di India Ini, Perempuan Dilarang Gunakan Ponsel
NEW DELHI – Salah satu desa di India mengeluarkan peraturan baru yang langsung menuai kontroversi. Peraturan itu berisi pelarangan perempuan untuk menggunakan ponsel.
Desa Madora mengeluarkan keputusan pelarangan itu pada Selasa 2 April 2017. Sekadar informasi, Madora merupakan desa yang mayoritas warganya merupakan Muslim.
Desa Madora juga menjatuhkan sanksi bagi perempuan yang tertangkap tangan menggunakan ponsel. Sebagaimana dikutip dari AFP, Kamis (4/5/2017), perempuan yang ketahuan menggunakan ponsel di luar rumahnya akan didenda 21 ribu rupee atau sekira Rp4,3 juta.
Pihak dewan desa menetapkan peraturan itu karena mereka percaya ponsel membantu para perempuan yang belum menikah akan “kawin lari” dan larangan tersebut akan membatasi interaksi para perempuan dengan laki-laki.
Kepala polisi setempat, Arun Kumar Singh, membenarkan peraturan baru tersebut. “Kami menerima laporan mengenai dewan desa memerintahkan pelarangan perempuan menggunakan ponsel,” ujarnya.(okz/one)
Baca Juga:
SHARE:
Berita Terkait
Perusahaan dari Malaysia Lirik Potensi Meranti, Wabup Muzamil Perkenalkan Empat Komoditas Unggulan
Komsos dengan Warga Banglas, Babinsa Tekankan Kebersihan dan Keamanan Lingkungan
Babinsa bersama Warga Melai Intens Patroli Cegah Karhutla
Polda Riau Rotasi Dua Kasat dan Kapolsek di Polres Kepulauan Meranti
Pemkab Kepulauan Meranti dan Kemenhub Bersepakat Siapkan SDM Transportasi Darat
Jelang Sosek Malindo 2026, Imigrasi Selatpanjang dan Konsulat Malaysia Perkuat Koordinasi
Komentar