Minggu, 06 September 2026 WIB
Minggu, 06 September 2026 WIB

Tim Mabes TNI Cek Sumber Air dan Lahan Rawan Karhutla di Pulau Merbau

Redaksi - Selasa, 01 September 2026 10:09 WIB
Tim Mabes TNI Cek Sumber Air dan Lahan Rawan Karhutla di Pulau Merbau
merantione.com - Penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kecamatan Pulau Merbau, Kabupaten Kepulauan Meranti, sangat membutuhkan berbagai unsur pendukung.

Baca Juga:
Ketersediaan sumber air, akses menuju lokasi dan dukungan peralatan juga menjadi faktor penting yang menentukan cepat atau lambatnya penanganan ketika api muncul.

Hal itu terlihat saat Perwira Menengah (Pamen) Mabes TNI, Kolonel ADM Dayatmoko dan Letkol CKM Widodo Nugroho, turun langsung melihat sejumlah titik di Kecamatan Pulau Merbau, Senin (31/8/2026).

Kunjungan tersebut merupakan rangkaian silaturahmi dan sosialisasi pencegahan serta penanggulangan karhutla yang digelar di Aula Kantor Camat Pulau Merbau, Desa Renak Dungun.

Berbeda dari kegiatan sosialisasi yang hanya berlangsung di ruang pertemuan, rombongan melanjutkan agenda dengan melihat langsung kondisi di lapangan. Salah satu lokasi yang ditinjau adalah sumber air di Sungai Sialang.

Sumber air menjadi salah satu bagian penting dalam kesiapan menghadapi karhutla, khususnya ketika petugas harus melakukan pemadaman di lokasi yang jauh dari permukiman atau memiliki keterbatasan akses terhadap fasilitas pendukung.

Dari Sungai Sialang, rombongan kemudian bergerak menuju kawasan ladang di perbatasan Desa Renak Dungun dan Desa Batang Meranti. Peninjauan dilakukan untuk mendapatkan gambaran mengenai kondisi wilayah sekaligus potensi tantangan yang dapat dihadapi ketika terjadi kebakaran.

Camat Pulau Merbau, Hermansyah SH, mengatakan kunjungan tersebut memberikan kesempatan bagi pemerintah kecamatan untuk menyampaikan kondisi dan kebutuhan penanganan karhutla secara langsung.

Menurutnya, pencegahan harus menjadi prioritas karena penanganan akan jauh lebih sulit apabila api sudah meluas.

"Pemerintah Kecamatan Pulau Merbau mengucapkan terimakasih pada MABES TNI yang telah berkunjung sekaligus melaksanakan kegiatan Sosialisasi Karhutla," kata Hermansyah.

Dalam kegiatan tersebut, Mabes TNI juga berdialog dengan sejumlah unsur yang selama ini bersentuhan langsung dengan persoalan lahan dan lingkungan. Mulai dari pemerintah desa, aparat TNI-Polri, pemilik lahan dan kebun sagu, Masyarakat Peduli Api (MPA), hingga unsur masyarakat.

Turut hadir Danramil 06/Merbau Kapten ARH Rickman Sinaga, Kapolsek Tebing Tinggi Barat Ipda D Turnip SE beserta Kanit Intelkam, para kepala UPT se-Kecamatan Pulau Merbau, kepala desa dan Ketua BPD se-Kecamatan Pulau Merbau, Ketua LAMR Kecamatan Pulau Merbau Datuk H Kaharuddin, serta mahasiswa KKN dari STAI Nurul Hidayah Selatpanjang.

Menurut Hermansyah, sinergi tersebut penting karena upaya pencegahan karhutla tidak dapat dibebankan kepada aparat saja. Masyarakat dan pemilik lahan juga memiliki peran besar dalam memastikan aktivitas di kawasan perkebunan tidak berkembang menjadi sumber kebakaran.

Selain meninjau sumber air dan lahan, rombongan juga mengunjungi Puskesmas Kecamatan Pulau Merbau. Rangkaian kegiatan dimulai sekitar pukul 08.30 WIB dan berakhir pukul 11.40 WIB.

Kunjungan ini diharapkan tidak berhenti sebagai agenda sosialisasi, tetapi berlanjut pada perhatian terhadap kebutuhan nyata di lapangan. Terutama penguatan sarana dan prasarana penanggulangan karhutla di tingkat desa.

Hermansyah berharap hasil kunjungan tersebut dapat menjadi bahan bagi pemerintah pusat untuk melihat kebutuhan Pulau Merbau secara lebih konkret.

"Harapan semoga Bapak Kolonel ADM Dayatmoko dapat menyampaikan dengan Pimpinan tertinggi di pusat melalui Panglima untuk membantu sarana dan prasarana untuk karhutla di setiap desa di wilayah Kecamatan Pulau Merbau," tegasnya.**

Editor
: Pauzi
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Komentar
Berita Terbaru