Sisir Kawasan Rawan Kebakaran, Tim Gabungan Tidak Temukan Titik Api
Redaksi - Kamis, 25 Juni 2026 13:05 WIB
MERANTI -- Upaya pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) terus dilakukan aparat gabungan di Kabupaten Kepulauan Meranti. Pada Kamis (25/6), personel TNI, Polri, BPBD, dan Satpol PP menggelar patroli terpadu di wilayah Desa Alai, Kecamatan Tebing Tinggi Barat.
Patroli tersebut dipimpin Babinsa Posramil Kecamatan Tebing Tinggi Barat Koramil 02/Tebing Tinggi, Pelda Syafi'i. Kegiatan difokuskan pada pemantauan wilayah rawan kebakaran sekaligus memberikan edukasi kepada masyarakat terkait bahaya membuka lahan dengan cara dibakar.
Dalam patroli itu, petugas menyampaikan imbauan kepada warga agar tidak melakukan pembakaran saat membersihkan maupun membuka lahan perkebunan. Langkah tersebut dinilai penting untuk mencegah munculnya titik api yang berpotensi meluas menjadi kebakaran hutan dan lahan.
Pelda Syafi'i mengatakan patroli karhutla dilakukan secara rutin dan berkelanjutan sebagai bagian dari upaya pencegahan dini di wilayah binaan Koramil 02/Tebing Tinggi.
"Patroli dan sosialisasi kepada masyarakat terus dilakukan agar risiko kebakaran hutan, lahan, maupun kebun dapat ditekan semaksimal mungkin," ujarnya.
Dari hasil pemantauan di lapangan, petugas tidak menemukan adanya kejadian karhutla maupun titik api di wilayah yang disisir. Kondisi cuaca dan lingkungan terpantau aman selama kegiatan berlangsung.
Patroli gabungan tersebut berakhir dalam keadaan aman, tertib, dan lancar. Aparat berharap kesadaran masyarakat untuk tidak membuka lahan dengan cara membakar terus meningkat sehingga potensi karhutla di Kepulauan Meranti dapat dicegah.
Patroli tersebut dipimpin Babinsa Posramil Kecamatan Tebing Tinggi Barat Koramil 02/Tebing Tinggi, Pelda Syafi'i. Kegiatan difokuskan pada pemantauan wilayah rawan kebakaran sekaligus memberikan edukasi kepada masyarakat terkait bahaya membuka lahan dengan cara dibakar.
Dalam patroli itu, petugas menyampaikan imbauan kepada warga agar tidak melakukan pembakaran saat membersihkan maupun membuka lahan perkebunan. Langkah tersebut dinilai penting untuk mencegah munculnya titik api yang berpotensi meluas menjadi kebakaran hutan dan lahan.
Pelda Syafi'i mengatakan patroli karhutla dilakukan secara rutin dan berkelanjutan sebagai bagian dari upaya pencegahan dini di wilayah binaan Koramil 02/Tebing Tinggi.
"Patroli dan sosialisasi kepada masyarakat terus dilakukan agar risiko kebakaran hutan, lahan, maupun kebun dapat ditekan semaksimal mungkin," ujarnya.
Dari hasil pemantauan di lapangan, petugas tidak menemukan adanya kejadian karhutla maupun titik api di wilayah yang disisir. Kondisi cuaca dan lingkungan terpantau aman selama kegiatan berlangsung.
Patroli gabungan tersebut berakhir dalam keadaan aman, tertib, dan lancar. Aparat berharap kesadaran masyarakat untuk tidak membuka lahan dengan cara membakar terus meningkat sehingga potensi karhutla di Kepulauan Meranti dapat dicegah.
Baca Juga:
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Komsos dengan Warga, Babinsa Ingatkan Pentingnya Faktor Keamanan Saat Bekerja
Patroli Rutin Babinsa dan MPA Perkuat Pencegahan Karhutla di Meranti
Lewat Komsos, Babinsa Ajak Warga Hidup Rukun dan Waspada Cuaca Ekstrem
Komsos di Selatpanjang Kota, Babinsa Ajak Warga Utamakan Keselamatan Beraktivitas
Cegah Karhutla, Babinsa Koramil 02/Tebing Tinggi Rutin Sisir Desa Bantar
Patroli Rutin Karhutla di Desa Insit, Babinsa Ingatkan Bahaya Membakar Lahan
Komentar