Masa Tenang Pilkades, Panwascam Pulau Merbau Sisir Dua Desa
Redaksi - Senin, 05 Oktober 2026 18:40 WIB
merantione.com - Panitia Pengawas Kecamatan (Panwascam) Pulau Merbau kini memusatkan perhatian pada dua desa yang menggelar pemilihan Kepala Desa (Kades).
Ketua Pengawas Kecamatan Pulau Merbau, Hermansyah SH, mengatakan masa tenang menjadi tahapan penting yang harus dijaga bersama.
Dimana, seluruh pihak harus mematuhi ketentuan sekaligus menahan diri hingga hari pencoblosan.
"Ini sudah masa tenang, jadi perhatian kita harus lebih ditingkatkan. Karena kita ingin seluruh tahapan berjalan lancar, situasi masyarakat tetap aman dan kondusif hingga hari pemungutan suara," ungkap Herman, Senin (5/10/2026) usai kegiatan.
Dari penyisiran di lapangan, bebernya, petugas menertibkan APK pada 12 titik. Rinciannya, enam titik di Pangkalan Balai dan enam titik lainnya di Baran Melintang.
Pada kegiatan tersebut, Panwascam setempat berkolaborasi dengan jajaran Polsek Tebingtinggi Barat yang dipimpin IPDA Dominikus Turnip SE bersama Bhabinkamtibmas Babinsa, Linmas, Satpol PP serta panitia desa.
Menurut Herman, menjaga masa tenang bukan sebatas membersihkan atribut calon, namun kerukunan masyarakat juga menjadi perhatian. Sebab, perbedaan pilihan jangan sampai memicu gesekan di tengah warga.
"Beda pilihan merupakan hal biasa. Yang harus kita jaga adalah kerukunan dan kedamaian. Jangan sampai perbedaan dalam Pilkades mengganggu hubungan baik antar sesama masyarakat," tuturnya.
Lebih lanjut, ia juga menyebutkan bahwa proses penertiban APK dijadwalkan berlangsung hingga Rabu (7/10/2026).
Pada saat bersamaan, kesiapan logistik seperti kotak dan surat suara juga menjadi bagian dari tahapan yang dicermati menjelang pencoblosan.
Pilkades di Kecamatan Pulau Merbau digelar di dua desa. Pangkalan Balai diikuti tiga calon, yakni Muhammad Isroni, Zupri dan Mansur.
Sementara di Baran Melintang, empat calon yang maju yakni Sumarno, Pendi, Sutrisno dan Ruslan.
Hermansyah menegaskan Panwascam bersama unsur terkait akan terus mengawal tahapan hingga pemungutan suara selesai. Tujuannya agar pesta demokrasi tingkat desa tersebut berlangsung tertib, aman dan tetap menjaga persaudaraan di tengah masyarakat.***
Baca Juga:Dalam masa tenang ini, Panwascam setempat melakukan penyisiran sejumlah lokasi di Desa Pangkalan Balai dan Baran Melintang. Pengawasan yang berlangsung Senin (5/10/2026), itu bertujuan untuk mencermati situasi di lapangan. Petugas bahkan memastikan alat peraga kampanye (APK) tidak lagi terpasang menjelang pemungutan suara pada 8 Oktober mendatang.
Editor
: Pauzi
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Komentar