Kondisi Terkini Karhutla Riau: Tim Gabungan Masih Berjibaku di Tahap Pendinginan
Redaksi - Sabtu, 07 Februari 2026 17:32 WIB
PEKANBARU - Badan Penanggulangan Bencana Daerah dan Pemadam Kebakaran (BPBD Damkar) Riau, hingga saat ini menerima laporan masih ada lima daerah yang terjadi Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla). Lima daerah tersebut yakni Kabupaten Bengkalis, Kepulauan Meranti, Siak, Pelalawan dan Kota Dumai.
Kepala BPBD Damkar Riau M Edy Afrizal melalui Kabid Kedaruratan Jim Gafur mengatakan, untuk Karhutla di lima daerah tersebut hingga saat ini masih dalam tahap pemadam dan pendinginan. Dalam melakukan pemadaman tersebut, tim dilapangan juga mendapatkan bantuan dari pihak swasta.
"Untuk Karhutla saat ini masih terjadi di Bengkalis, Meranti, Siak, Pelalawan dan Dumai," katanya, Sabtu (7/2/2026).
Untuk pemadaman Karhutla di Pelalawan, tim dilapangan juga mendapatkan bantuan helikopter water bombing dari pihak perusahaan. Pasalnya saat ini provinsi Riau belum ada bantuan helikopter dari pemerintah pusat.
"Karena belum menetapkan status siaga darurat Karhutla, Riau belum memiliki helikopter water bombing. Namun untuk di Pelalawan ada bantuan dari pihak perusahaan," ujarnya.
Karena itu, pihaknya kembali mengingatkan pemerintah kabupaten/kota di Riau yang daerahnya sudah terjadi Karhutla untuk dapat menetapkan status darurat Karhutla. Karena dengan penetapan tingkat kabupaten/kota, nantinya baru bisa dibahas penetapan status tingkat provinsi.
"Kami minta daerah yang sudah terjadi Karhutla untuk bisa menetapkan status. Karena kalau sudah ada yang menetapkan status. Baru bisa dibahas status tingkat provinsi," paparnya.
Berdasarkan informasi yang pihaknya dapatkan dari BMKG, pada awal tahun ini Riau akan mulai memasuki musim kemarau. Namun, pada awal tahun ini diprediksi tidak lama, dan nantinya akan kembali turun hujan hingga pertengahan tahun.
"Informasi BMKG awal tahun ini akan ada musim kemarau, kemudian hujan lagi hingga pertengahan tahun. Kemudian baru musim kemarau lagi, nah yang musim kemarau kedua itu nanti diprediksi cukup lama," sebutnya.
Kepala BPBD Damkar Riau M Edy Afrizal melalui Kabid Kedaruratan Jim Gafur mengatakan, untuk Karhutla di lima daerah tersebut hingga saat ini masih dalam tahap pemadam dan pendinginan. Dalam melakukan pemadaman tersebut, tim dilapangan juga mendapatkan bantuan dari pihak swasta.
"Untuk Karhutla saat ini masih terjadi di Bengkalis, Meranti, Siak, Pelalawan dan Dumai," katanya, Sabtu (7/2/2026).
Untuk pemadaman Karhutla di Pelalawan, tim dilapangan juga mendapatkan bantuan helikopter water bombing dari pihak perusahaan. Pasalnya saat ini provinsi Riau belum ada bantuan helikopter dari pemerintah pusat.
"Karena belum menetapkan status siaga darurat Karhutla, Riau belum memiliki helikopter water bombing. Namun untuk di Pelalawan ada bantuan dari pihak perusahaan," ujarnya.
Karena itu, pihaknya kembali mengingatkan pemerintah kabupaten/kota di Riau yang daerahnya sudah terjadi Karhutla untuk dapat menetapkan status darurat Karhutla. Karena dengan penetapan tingkat kabupaten/kota, nantinya baru bisa dibahas penetapan status tingkat provinsi.
"Kami minta daerah yang sudah terjadi Karhutla untuk bisa menetapkan status. Karena kalau sudah ada yang menetapkan status. Baru bisa dibahas status tingkat provinsi," paparnya.
Berdasarkan informasi yang pihaknya dapatkan dari BMKG, pada awal tahun ini Riau akan mulai memasuki musim kemarau. Namun, pada awal tahun ini diprediksi tidak lama, dan nantinya akan kembali turun hujan hingga pertengahan tahun.
"Informasi BMKG awal tahun ini akan ada musim kemarau, kemudian hujan lagi hingga pertengahan tahun. Kemudian baru musim kemarau lagi, nah yang musim kemarau kedua itu nanti diprediksi cukup lama," sebutnya.
Baca Juga:
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Pamatwil Polda Riau Pimpin Upacara HUT RI ke-81 di Rasbar, Lima Warga Terima Penghargaan
KONI Meranti Perkuat Sinergi dengan Bupati Asmar, Pembinaan Atlet Jadi Prioritas
Kunjungi BPJN Riau, Pemkab Meranti Minta Perhatian Soal Infrastruktur Jalan dan Jembatan
Polda Riau Rotasi Dua Kasat dan Kapolsek di Polres Kepulauan Meranti
Diikuti Puluhan Mahasiswa dari Berbagai Prodi, STAI Ar-Ridho Gelar Sempro dan Sidang Skripsi
Jemaah Haji Asal Riau Mulai Pulang ke Tanah Air pada 4 Juni
Komentar