Sering Korsleting, Masyarakat Meranti Diimbau Hati-hati Gunakan Listrik
SELATPANJANG - Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kepulauan Meranti, Muzamil Baharudin, mengimbau kepada masyarakat di Kabupaten Kepulauan Meranti untuk lebih waspada dalam menggunakan listrik.
Himbauan ini disampaikan Muzamil, terkait sering terjadinya kebakaran rumah warga di wilayah Kabupaten Kepulauan Meranti yang diduga dari korsleting listrik.
"Mudah-mudahan hal ini tidak akan terulang lagi kepada masyarakat, dan agar tetap berhati-hati menggunakan pemakaian listrik dan penggunaan listrik, apalagi dimalam hari," ungkap Muzamil saat mendampingi pihak BPBD Kepulauan Meranti, menyerahkan bantuan kepada korban kebakaran rumah di Desa Insit, Selasa 10 Oktober 2017.
Kedepan, menurut Muzamil, perlu koordinasi secara menyeluruh terkait hal ini. Dia mengaku kerap melihat kabel-kabel jaringan listrik didalam rumah warga masyarakat kondisinya tua atau tidak layak digunakan lagi, dan masyarakat juga awam terhadap hal tersebut.
"Menurut saya ini perlu penyuluhan mengenai penggunaan tata cara kelistrikan di rumah, masalah kabel, kontaknya, kapan harus dipadam, apa yang harus dimatikan ketika dia akan tidur, rata-rata masyarakat kita terjadi kebakaran pada malam hari dan ketika mereka tidur, bearti ada hal-hal yang mengenai kelistrikan yang tidak mereka lakukan sebelum mereka tidur, ini saya rasa perlu penyuluhan, dan perlu juga pengawasan oleh pihak PLN terhadap jaringan-jaringan didalam rumah dan menuju rumah warga kita," ungkap Muzamil.
Untuk diketahui, penyerahan bantuan kepada musibah kebakaran salah satu warga atas nama Zulfikar di Desa Insit, Kecamatan Tebing Tinggi Barat, dihadiri oleh pihak DPRD Kepulauan Meranti, Asisten III Tengku Akhrial, Kepala BPBD M Edy Afrizal, Camat Tebingtinggi Barat Helfandi, Ketua MUI Kepulaun Meranti Ustad Mustafa, Kades insit Jumir, serta sejumlah unsur terkait lainnya.(nur)
Himbauan ini disampaikan Muzamil, terkait sering terjadinya kebakaran rumah warga di wilayah Kabupaten Kepulauan Meranti yang diduga dari korsleting listrik.
"Mudah-mudahan hal ini tidak akan terulang lagi kepada masyarakat, dan agar tetap berhati-hati menggunakan pemakaian listrik dan penggunaan listrik, apalagi dimalam hari," ungkap Muzamil saat mendampingi pihak BPBD Kepulauan Meranti, menyerahkan bantuan kepada korban kebakaran rumah di Desa Insit, Selasa 10 Oktober 2017.
Kedepan, menurut Muzamil, perlu koordinasi secara menyeluruh terkait hal ini. Dia mengaku kerap melihat kabel-kabel jaringan listrik didalam rumah warga masyarakat kondisinya tua atau tidak layak digunakan lagi, dan masyarakat juga awam terhadap hal tersebut.
"Menurut saya ini perlu penyuluhan mengenai penggunaan tata cara kelistrikan di rumah, masalah kabel, kontaknya, kapan harus dipadam, apa yang harus dimatikan ketika dia akan tidur, rata-rata masyarakat kita terjadi kebakaran pada malam hari dan ketika mereka tidur, bearti ada hal-hal yang mengenai kelistrikan yang tidak mereka lakukan sebelum mereka tidur, ini saya rasa perlu penyuluhan, dan perlu juga pengawasan oleh pihak PLN terhadap jaringan-jaringan didalam rumah dan menuju rumah warga kita," ungkap Muzamil.
Untuk diketahui, penyerahan bantuan kepada musibah kebakaran salah satu warga atas nama Zulfikar di Desa Insit, Kecamatan Tebing Tinggi Barat, dihadiri oleh pihak DPRD Kepulauan Meranti, Asisten III Tengku Akhrial, Kepala BPBD M Edy Afrizal, Camat Tebingtinggi Barat Helfandi, Ketua MUI Kepulaun Meranti Ustad Mustafa, Kades insit Jumir, serta sejumlah unsur terkait lainnya.(nur)
Baca Juga:
SHARE:
Berita Terkait
Serda Muherli Ajak Warga Desa Insit Tingkatkan Kepedulian Sosial
Patroli Rutin, Babinsa dan MPA Sisir Wilayah Rangsang Cegah Karhutla
Lantai Bawah Bank Mega Duri Terbakar, Penyebab Masih Diselidiki
Babinsa Gelar Komsos, Warga Diajak Pertahankan Budaya Gotong Royong
Babinsa dan MPA Patroli Karhutla di Desa Lemang, Warga Diimbau Tak Buka Lahan dengan Cara Membakar
KPU Meranti Gelar Sosialisasi Pemutakhiran Data Parpol Berkelanjutan Melalui Sipol Semester I 2026
Komentar