Sebelas Titik Panas Mengepung Riau, Satu di Bengkalis
PEKANBARU -Memasuki musim kemarau, titik panas atau hotspot di Provinsi Riau terus meningkat. Setelah Kamis (8/6) kemarin terpantau enam hotspot, Jumat (9/6) pagi ini naik menjadi 11 titik. Satu di antaranya diyakini sebagai titik api yang mengindikasikan terjadi kebakaran hutan dan lahan atau karhutla.
Kepala Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Pekanbaru, Sukisno, mengatakan peningkatan titik panas terjadi di sebagian besar provinsi di Pulau Sumatera. Katanya, pagi ini ada 70 hotspot di Sumatera. Titik panas itu tersebar di Aceh 39 titik, Sumatera Utara 12 titik, Riau 11 titik, Sumatera Barat empat titik, Sumatera Selatan tiga titik dan Jambi satu titik.
Sebelas titik panas di Riau berada di Kabupaten Pelalawan lima titik, Kuantan Singingi dua titik, Indragiri Hilil, Bengkalis, Siak dan Kepulauan Meranti masing-masing satu titik. "Titik panas di Meranti diprediksi adalah titik api yang mengindikasikan adanya kebakaran hutan dan lahan dengan tingkat kepercayaan di atas 70 persen," kata Sukisno.
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Riau, Edwar Sanger, mengatakan Satgas Penanggulangan Karlahut Riau sudah mengerahkan Helikopter S61 Sikorsky ke Kepulauan Meranti untuk memadamkan titik api yang dilaporkan BMKG. "Kita melakukan operasi pemadaman melalui waterbombing. Dilaporkan ada beberapa titik api di sana," katanya. (olc)
Kepala Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Pekanbaru, Sukisno, mengatakan peningkatan titik panas terjadi di sebagian besar provinsi di Pulau Sumatera. Katanya, pagi ini ada 70 hotspot di Sumatera. Titik panas itu tersebar di Aceh 39 titik, Sumatera Utara 12 titik, Riau 11 titik, Sumatera Barat empat titik, Sumatera Selatan tiga titik dan Jambi satu titik.
Sebelas titik panas di Riau berada di Kabupaten Pelalawan lima titik, Kuantan Singingi dua titik, Indragiri Hilil, Bengkalis, Siak dan Kepulauan Meranti masing-masing satu titik. "Titik panas di Meranti diprediksi adalah titik api yang mengindikasikan adanya kebakaran hutan dan lahan dengan tingkat kepercayaan di atas 70 persen," kata Sukisno.
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Riau, Edwar Sanger, mengatakan Satgas Penanggulangan Karlahut Riau sudah mengerahkan Helikopter S61 Sikorsky ke Kepulauan Meranti untuk memadamkan titik api yang dilaporkan BMKG. "Kita melakukan operasi pemadaman melalui waterbombing. Dilaporkan ada beberapa titik api di sana," katanya. (olc)
Baca Juga:
SHARE:
Berita Terkait
Tak Ditemukan Karhutla, Patroli Babinsa di Desa Alai Berjalan Lancar
Lewat Komsos, Babinsa Ajak Warga Bantar Peduli Lingkungan dan Cegah Karhutla
Babinsa Selatpanjang Perkuat Sinergi dengan Warga Lewat Komunikasi Sosial
Babinsa Posramil Tebing Tinggi Barat Intensifkan Patroli Karhutla di Desa Alai
Komsos di Desa Repan, Babinsa Ajak Warga Jaga Lingkungan
Babinsa Tebing Tinggi Gencarkan Patroli Karhutla, Warga Diimbau Tak Bakar Lahan
Komentar