Pulang Seminggu Sekali, Ayah di Teluk Belitung Ditemukan Membusuk di Kebun
MERBAU - Khairul Lubis (54 tahun) tani warga Teluk Belitung Jalan Durian, Kecamatan Merbau, Kabupaten Kepulauan Meranti, ditemukan sudah tak bernyawa dengan tubuh bengkak menghitam dan mengeluarkan bau tak sedap. Korban ditemukan pertama kali oleh Firman dan Wahyu anak kandungnya di kebun miliknya pada Selasa 30 Januari 2018 sore.
Data terhimpun menyebutkan, korban tinggal dan menginap di kebun Jalan Lintas Kurau KM 13 area BP Ujung Desa Lukit Kecamatan Merbau, Kabupaten Kepulauan Meranti. Setiap hari Minggu pula, korban pulang ke rumah di Jalan Durian Kelurahan Teluk Belitung untuk memberi uang belanja kepada keluarga.
Namun, pada Minggu 28 Januari 2018, korban tidak pulang ke rumah. Karena khawatir, selanjutnya pada Selasa 30 Januari 2018 saksi yang juga anak korban pun mendatangi kebun untuk mencari korban.
Setelah tiba di kebun, didapati ternyata korban tidak ada dipondoknya, kemudian anaknya tersebut pun memutuskan mengitari kebun.
Tak lama mengitari kebun, sang anak mencium bau busuk dari arah parit samping kebun. Setelah didekati bau busuk tersebut, didapati sang ayah terbujur kaku di parit bersama satu buah joran pancing.
Atas kejadian tersebut, pihak keluarga korban langsung melaporkan ke pihak berwajib.
Kapolsek Merbau, Iptu Roemin Putra, ketika dikonfirmasi MerantiOne, membenarkan adanya kejadian tersebut. Kata Roemin, pihak keluarga menerima musibah yang menimpa korban, dan dikuatkan dengan surat pernyataan serta menolak untuk visum karena ingin segera dikebumikan.
"Proses pemakaman korban selesai sekira pukul 18.30 Wib," ungkapnya.(nur)
Data terhimpun menyebutkan, korban tinggal dan menginap di kebun Jalan Lintas Kurau KM 13 area BP Ujung Desa Lukit Kecamatan Merbau, Kabupaten Kepulauan Meranti. Setiap hari Minggu pula, korban pulang ke rumah di Jalan Durian Kelurahan Teluk Belitung untuk memberi uang belanja kepada keluarga.
Namun, pada Minggu 28 Januari 2018, korban tidak pulang ke rumah. Karena khawatir, selanjutnya pada Selasa 30 Januari 2018 saksi yang juga anak korban pun mendatangi kebun untuk mencari korban.
Setelah tiba di kebun, didapati ternyata korban tidak ada dipondoknya, kemudian anaknya tersebut pun memutuskan mengitari kebun.
Tak lama mengitari kebun, sang anak mencium bau busuk dari arah parit samping kebun. Setelah didekati bau busuk tersebut, didapati sang ayah terbujur kaku di parit bersama satu buah joran pancing.
Atas kejadian tersebut, pihak keluarga korban langsung melaporkan ke pihak berwajib.
Kapolsek Merbau, Iptu Roemin Putra, ketika dikonfirmasi MerantiOne, membenarkan adanya kejadian tersebut. Kata Roemin, pihak keluarga menerima musibah yang menimpa korban, dan dikuatkan dengan surat pernyataan serta menolak untuk visum karena ingin segera dikebumikan.
"Proses pemakaman korban selesai sekira pukul 18.30 Wib," ungkapnya.(nur)
Baca Juga:
SHARE:
Berita Terkait
Dibuka Bupati Asmar, 96 Tim Ramaikan Harapan Muda Cup I
Ratusan Warga Kamter Ramaikan Jalan Santai Berhadiah, Camat Pulau Merbau Soroti Antusiasme Warga
Tim Kompolnas Sambangi Meranti, Visitasi Award 2026 Dimulai
Ini Skema BPKAD Meranti untuk Selesaikan Kewajiban Pembayaran
Turun Signifikan, Kewajiban Tunda Bayar Pemkab Meranti Tersisa Rp45,13 Miliar
Bupati Asmar Apresiasi Paskibraka 2026, Ajak Generasi Muda Teladani Semangat Pejuang
Komentar